WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

ORMAS BIDIK Nilai Pengerjaan Proyek Rehabilitasi Jalan Di RKE- Lembah Berseri Oleh CV TITANIA Cacat Mutu

Saturday, January 16, 2021 | January 16, 2021 WIB Last Updated 2021-01-16T07:31:36Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Pengerjaan rehabilitasi jalan yang  berlokasi di desa Renah Kayu Embun (RKE) dinilai cacat mutu dan terkesan dikerjakan asal jadi. 


Bagaimana tidak, proyek pengerasan atau rehabilitasi jalan yang dikerjakan oleh CV TITANIA dengan anggaran sebesar Rp. 492.714.202,53 tersebut belum sampai satu tahun. Dan menurut informasi dari sumber dilokasi, Proyek tersebut baru berjalan satu bulan dan selesai pada bulan Desember 2020.


" Betul pak, jalan ini baru selesai bulan Desember kemarin dan sekarang bisa bapak lihat sendiri kondisinya yang sudah rusak parah. " Ujar F (45) kepada awak media. 


Dan berdasarkan pantauan Ormas BIDIK ke lokasi, memang benar jalan tersebut dalam kondisi rusak parah dan diduga karena bahan yang digunakan tidak sesuai serta terlalu tipis. 


Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPC ORMAS BIDIK Kota Sungai penuh Arry Novrinanda kepada awak media ketika dijumpai di Sekretariat, Sabtu 16/1.


" Memang benar kami sudah melakukan pemantauan dilokasi proyek tersebut berdasarkan laporan dan keluhan dari masyarakat, Dan temuan kami dilokasi memang sesuai dengan laporan masyarakat setempat." Terangnya. 


Ditambahnya lagi, Bahwa Ormas BIDIK akan segera menanyakan kepada Instansi terkait dan pelaksana proyek tersebut. 


" Kami akan terus memantau dan menanyakan perihal temuan kami dilapangan kepada instansi terkait dan pelaksana proyek tersebut. Dan berdasarkan data yang kami punya, Proyek tersebut dikerjakan oleh CV TITANIA. Dan kami akan memeriksa apakah pengerjaan proyek tersebut sudah sesuai prosedur dan RAB apa belum, Kalau memang tidak sesuai akan segera kami laporkan kepada aparat penegak hukum." Tambahnya lagi. 


Arry juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan takut atau ragu untuk melaporkan dugaan korupsi dan temuan lainnya kepada pihak yang berwenang karena itu adalah hak masyarakat dan negara akan sangat berterimakasih atas peran dari masyarakat. 


" Saya himbau kepada masyarakat agar ikut memantau, mengawasi serta melaporkan semua anggaran dari pemerintah. Karena peranan masyarakat sangat penting dalam hal ini, serta jangan takut jika ada intimidasi dari pihak tertentu karena kita negara hukum dan untuk pelapor dilindungi oleh negara selagi mempunyai alat bukti yang akurat." Ujarnya. 


Namun sampai berita ini dirilis, Pihak pelaksana proyek belum dapat dihubungi. (TIM)

No comments:

Post a Comment