WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Transaksi Narkoba Via Online Berhasil Diungkap oleh Sat Resnarkoba Polres Kerinci

Wednesday, January 27, 2021 | January 27, 2021 WIB Last Updated 2021-01-30T12:36:46Z

PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Peredaran narkoba di kota sungai penuh dengan modus baru Via Online berhasil diungkap oleh Sat Resnarkoba Polres Kerinci.


Terduga bandar dan pemakai yang diamankan berjumlah lima orang, RY, O, B, R dan S. Dari tangan pelaku polisi berhasil menyita barang bukti atm, buku tabungan, hp, sabu, bungkusan plastik, alat bong dan lain lain.


Kasat Res Narkoba Polres IPTU Saprizal didampingi KBO IPDA Yandra mengakui bahwa pihaknya berhasil mengungkap peredaran narkoba dengan modus baru, dengan cara memesan (Via Online).

 

"Usai uang ditransfer, pelaku pengedar meletakkan barang haram itu di suatu tempat seperti pada kayu, tembok dan lain sebagainya. Nantinya pelaku mengirim foto kepada pembeli agar mengambil barang haram tersebut,” kata Kasat resnarkoba Polres Kerinci Iptu Saprizal. Dilansir di laman Geger online Selasa (26/1/2021).


Iptu Saprizal menambahkan, dengan adanya modus baru ini, pihaknya mengaku kesulitan mengungkap kasus ini namun berkat kerja keras tim maka modus ini terungkap beserta dengan pelaku pengedarnya ditangkap. Penangkapan berawal dari laporan masyarakat bahwa ada transaksi narkoba, tambahnya.


"Dari terduga pelaku berhasil diamankan atm, buku tabungan, hp, sabu, bungkusan plastik, alat bong dan lain lain.


Pengungkapan modus baru peredaran narkoba tersebut, berdasarkan informasi masyarakat, bahwa di kota sungai penuh ada transaksi narkoba jenis baru, ketika mendapat informasi tersebut polisi langsung melakukan penyelidikan ke lapangan.


Dilapangan pihaknya menemukan Tiga pelaku yang hendak mengkonsumsi sabu berinisial B/R dan S. Diketahui barang haram tersebut diperoleh dari O, dari pengakuan O barang tersebut diperoleh dari RY, dan polisi pun langsung melakukan penangkapan terhadap RY dikediamannya


"Ketika mendapatkan informasi dan ciri-ciri pelaku terduga bandar, Polisi langsung menuju TKP dan di TKP polisi menemukan ciri-ciri pelaku, polisi langsung melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti satu paket sabu"


Pelaku dikenakan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara maksimal 20 tahun penjara, tutupnya. (Dede)

No comments:

Post a Comment