WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Ferry Sebut Tidak Bisa Seenak Wali Kota AJB untuk Memberi Nama RS. H. Bakri

Thursday, February 18, 2021 | February 18, 2021 WIB Last Updated 2021-02-18T14:01:47Z

 


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Ferry Siswadi sebut dalam penamaan bangunan gedung atau inventaris lainnya, milik daerah Wali Kota tidak bisa seenaknya. Seperti nama Rumah Sakit H. Bakri di Desa Sungai Penuh, itu terkesan aneh, bahkan menimbulkan pertanyaan di tengah H. Bakri.


Seharusnya DPRD Kota Sungai Penuh mempertanyakan atau meluruskan permasalahan kepada publik. Saat ini Dewan terkesan bungkam, ungkap Ferry yang juga mantan pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci.


"Ya, untuk pemberian nama bangunan gedung milik daerah harus melalui proses pembahasan antara pihak Executive dan Legislatif, untuk dituangkan didalam Perda. Itupun biografi serta apa kontribusi positif dalam perjalanan sejarah daerah.


"Wali Kota (AJB red) tidak bisa seenaknya untuk memberi nama seperti RS. H. Bakri. Masyarakat pun bertanya H. Bakri yang mana, kalau H. Bakri Sutan negeri jelas salah satu pejuang kemerdekaan RI dan itu sudah dimonumenkan disalah satu jalan" ungkapnya.


Ferry juga menegaskan, penamaan RS. H. Bakri itu tidak sah, karena konstitusionalnya itu harus ditetapkan dengan Peraturan Daerah (Perda), tegasnya.


Sementara itu, Ketua PDIP Kota Sungai Penuh Hardizal. S.sos, dan juga mantan ketua Komisi 3 DPRD ketika dikonfirmasi Portalbuana terkait pemberian nama RS. H. Bakri, apa sudah dibahas di DPRD. "Setahu saya belum pernah" ujarnya singkat. (Dede)

No comments:

Post a Comment