WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Hampir Tiap Tahun Merugi, Krisis Pangan Ancam Kota Sungai Penuh

Monday, February 08, 2021 | February 08, 2021 WIB Last Updated 2021-02-08T06:23:43Z

 


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Kota Sungai Penuh terancam krisis pangan. Hal ini disebabkan puluhan sawah selalu terendam oleh bamjir. Sehingga pasra petani enggan untuk melakukan bercocok tanam.


Menurut informasi, hampir tiap tahun area persawahan di jalan hendak menuju tanah kampung selalu mengalami banjir. Bahkan petani pun troma untuk melakukan cocok tanam.


Syafruddin, salah satu pemilik sawah di sekitar jembatan kerinduan kota sungai penuh, ketika ditemui Portalbuana Minggu (7/2/2021) mengatakan, tiap tahun sawah kami (Syafrudin red) selalu digenangi air. Air yang menggenangi persawahan yang dikerjakan, selalu jauh meleset dari hasil sebelum ada jembatan layang, kata Syafruddin.


"Kalau seperti ini mau gimana lagi, mau tak mau, meskipun hasil yang diperoleh tidak memuaskan, ya terpaksa untuk bercocok tanam" ujarnya.


Ditambahkannya, ada puluhan hektar sawah yang mengalami hal yang sama. Tiap tahun selalu merugi, tambahnya.


Ditempat terpisah, Salmi Putra, juga menyampaikan hal yang sama, "Dulu boleh dikatakan lumbung beras kota sungai penuh, tapi saat ini, hal itu tidak sama seperti yang diucapkan, ucap Salmi.


"Ya, dahulu sebelum ada jembatan penghasilan dari sawah ini lumayan, tapi beberapa tahun belakangan sangat jauh penghasilan yang kami peroleh" ungkapnya.


Salmi berharap kepada pemerintah kota sungai penuh, agar dapat mencari solusi, bagaimana sawah milik masyarakat tidak digenangi air. Mengingat hasil panen yang diperoleh sangat jauh sekali, harapnya. (Dede)

No comments:

Post a Comment