WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Hasil Kinerja TPF, Diduga Sengaja Ditutupi Pejabat IAIN Kota Sungai Penuh

Tuesday, February 02, 2021 | February 02, 2021 WIB Last Updated 2021-02-02T14:59:04Z

 


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, mempertanyakan hasil kinerja Tim Pencari Fakta (TPF) terkait isu dugaan asusila oleh salah satu oknum Dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN).


Namun, pejabat di IAIN diduga ada unsur kesengajaan untuk menutupi informasi terkait hasil kinerja tim tpf. Hal yang tak senonoh tersebut diduga dilakukan oknum dosen terhadap mahasiswi di lingkup kampus IAIN. Dan hal ini sempat heboh di media sosial beberapa waktu lalu.


Untuk diketahui, sesuai dengan hasil rapat rapat Rektor bersama petinggi kampus lainnya, Senin (25/1/2021) lalu, pihak kampus sepakat membentuk tim pencari fakta yang beranggotakan 7 orang dan diketuai oleh wakil rektor satu IAIN Kerinci.


"Ya, hari ini (Selasa red) kita mempertanyakan hasil kerja dari tim pencari fakta tersebut, kalau sudah dibentuk tentu sudah ada kabarlah.” kata Sonny. Selasa (02/02).


Menurut Sonny, tim khusus yang sudah dibentuk harus terbuka kepada publik dalam mencari fakta. Jangan sampai justru memunculkan asumsi yang tidak-tidak di tengah masyarakat.


"Harus diumumkan kepada publik apapun hasil yang ditemui dalam mencari fakta. Apalagi ini menyangkut nama baik kampus" ungkapnya.


Sementara itu, Syafriadi Kabag Umum IAIN, ketika dikonfirmasi wartawan via telpon cellulernya Selasa, (2/2) mengatakan,"bapak lagi perjalanan ke Jakarta silahkan hubungi Biro" kata Syafriadi.


KA Biro Aua Pk, H. Ahmad Yani. SE. M.si, ketika dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, tidak dapat ditemui. Meskipun yang bersangkutan berada di dalam kampus. Ketika hendak dikonfirmasi saat keluar dari kampus, pejabat tersebut langsung pergi. (Dede)

No comments:

Post a Comment