WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Kantor Desa Sibuak Membuat Geger Publik, Periksa Dan Proses Kadesnya

Tuesday, February 02, 2021 | February 02, 2021 WIB Last Updated 2021-02-02T10:46:54Z



PORTALBUANA.COM, TAPUNG KAMPAR-Riau- Pemandangan unik dan langka terjadi disalah satu Kantor Pemerintahan Desa, dimana disebuah bangunan yang biasa digunakan sebagai sentra pelayanan publik disebuah Desa terpasang Spanduk salah satu Jpkp yang diduga sebagai back up pemerintahan desa tersebut.


Hal ini berdasarkan pantauan langsung beberapa wartawan dari beberapa Media yang termasuk bagian dari media Gabungan/Group Cyber Nasional saat berkunjung ke Kantor Desa Sibuak Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar untuk melakukan konfirmasi terkait penggunaan Dana Desa 2017 s/d 2020, dimana terdapat spanduk yang terpasang didepan Kantor Desa tersebut bertuliskan "DESA SIBUA DIDAMPINGI, DIAWASI DAN BINAAN OLEH JARINGAN PENDAMPING KEBIJAKAN PEMBANGUNAN (JPKP) DPW RIAU", Senin (01/02/2021).


Kepala Desa Sibuak ketika dijumpai oleh Team Media Gabungan/Group Media Nasional ternyata tidak berada dikantornya dan Team hanya berjumpa dengan Sekretaris Desa Sibuak (Yoyok Marwadi)

Sekdes Sibuak ketika ditanya oleh Team terkait apa tujuan dan maksud adanya Spanduk JPKP ia mengatakan bahwa ia tidak tahu apa-apa, setahu saya spanduk tersebut diserahkan oleh pengurus DPW JPKP Provinsi Riau kepada pak Kades sebulan yang lalu kemudian dipasang oleh Perangkat Desa atas perintah Kades "Ucap Yoyok Marwadi.


Di waktu terpisah Kades Sibuak Muizin Firmansyah ketika dihubungi Team melalui sambungan seluler +6285342825xxx   memberikan penjelasannya terkait pemasangan spanduk JPKP didepan Kantor Desanya, Kades mengatakan bahwa Pemasangan spanduk JPKP merupakan permintaan dari pihak JPKP saat berkunjung ke Kantor Desa dan tidak ada maksud atau tujuan untuk menjadi Back Up Pemerintah Desa Sibuak "Ungkapnya.


Ketika Team menanyakan apa dasar hukum Pemdes Sibuak memasang Spanduk tersebut, Kades Muizin tidak mengetahui dasar hukumnya dan pemasangan spanduk JPKP dikantor Desa murni merupakan permintaan dari pihak DPW JPKP Prov.Riau.


Muizin menyampaikan permohonan maaf kepada LSM dan Media apabila akibat pemasangan spanduk tersebut menjadi polemik serta pertanyaan, dan Pemdes Sibuak sangat terbuka kepada siapapun baik itu LSM maupun awak media yang ingin mengunjungi Kantor Desa Sibuak dan saat ini spanduk tersebut sudah kami turunkan dan kami ganti dengan spanduk HUT Kampar "tutupnya.


Sementara itu ada salah nomor menghubungi salah satu taem media grup Gemantararaya dengan nomor [1/2 17:58] +62 852-6431-22xx:  ia mengaku sebagai  sekretaris DPW JPKP Provinsi Riau,


Ketika ditanya apa Dasar hukumnya pasang baliho di kantor desa, yang jelas itu fasilitas punya pemerintah ia mejawab 


"Bpk belum ngerti apa jpkp maka saya suruh bpk dtg di kantor saya atau di Redaksi Surat kabar umum Anugrah Post,


Ia menambahkan "Bila bpk ingin tahi dasar hukum kami masang Spanduk di desa isa atau di mana saja bapak masuk kedalam organisasi kami,atau dtg kekantor saya di Jl.Tambusai komplek Patung Kuda.blok F no.85.pku. tilisnya melalui pesan whatsApp 


Jawab ketua taem [1/2 18:02]: Tak usah bertele tele pak..jika anda orang hukum anda tau prosesnya ..tak usah ribut...


Jawab oknum yang mengaku sekretaris DPW JPKP RIAU [1/2 18:16] +62 852-6431-22xx: Saya tak ada sangkutan mau dipengadilan mau di ahirat aku bukan kepala desa


Sementara itu "Kepala Dinas Kesbangpol kabupaten kampar saat di komfirmasi melalui whatsApp pribadinya mengatakan terkait adanya pemasangan spanduk JPKP di Kantor Desa Sibuak mengatakan "tks infonya,,nnti sy infokan ke cmt. 
 

"Sementara itu Febri selaku BPMPD kampar saat di tanya salah satu taem media grup ia mengatakan "Baik pak, sy sdh sampaikan info ini kpd Camat untuk segera dicek ke desa Sibuak dan ditindaklanjuti sesuai regulasi..tksh infonya 🙏 ucap febri melalui pesan whatsAppnya


"Sementara itu Camat kecamatan Tapung Amri Yudo ketika dikonfirmasi oleh Team belum memberikan tanggapannya terkait hal spanduk JPKP ada di pampang di desa sibuak


"Melihat kejadian tersebut Praktisi hukum Marcel Nagus Ahang SH sangat prihatin dan angkat bicara. "Kantor Desa tersebut sudah kurang beres(romi)

No comments:

Post a Comment