WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Ketua Rw.07 Desa Pematang Obo, Bersama Masyarakat Tempatan Datangkan Alat Berat Untuk Normalisasi Parit.

Saturday, February 27, 2021 | February 27, 2021 WIB Last Updated 2021-02-27T11:52:11Z

 


PORTALBUANA.COM, _BATHIN SOLAPAN. Warga lingkungan Jln. Pematang ruba.2 Rt.04 Rw.07 km. 7 Kulim desa Pematang Obo kec. Bathin solapan melakukan pengerukan saluran parit maupun pembersihan yang ada dibelakang perusahaan yang ada di wilayah Rt.04 Desa Pematang Obo Kec.Bathin Solapan. 


Hal ini dilakukan guna mengantisipasi genangan air, banjir atau luapan arus derasnya debit air pada waktu musim hujan di lingkungan masyarakat tersebut, guna memastikan kegiatan berjalan dengan baik ketua Rw.07 bapak Joli Marta langsung turun kelapangan Sabtu Pagi (27/02) meninjau pelaksanaan kegiatan yang mengerahkan satu unit alat berat eskavator yang di rental tersebut di dampingi langsung oleh ketua Rt.04 bapak Khairizal. 


Menurut dia, penumpukan sampah dan tertimbunnya parit tersebut oleh pasir menjadi salah satu faktor menyebabkan terjadinya genangan yang berimbas pada banjir, Kalau ini tidak disiasati maka kondisi menyusutnya air akan berlangsung dengan lama. "Saya minta semua parit yang tersumbat atau sudah tertimbun oleh pasir itu dibersihkan atau dibongkar. Sehingga diharapkan air mengalir dengan lancar, tidak tergenang lagi," kata ketua Rw.07 Desa Pematang Obo.


Pak Joli Marta selaku Rw. 07 mengatakan ada beberapa titik yang menjadi perhatian pada saat ini. Seperti Saluran pembuangan atau alira air PT Bormindo, PT Petronesi Benimel, PT Husayana Dan lainnya. Jika memang perlu tidak hanya normalisasi saja tapi akan dilakukan pembongkaran terhadap adanya parit atau kanal yang berada di dalam pagar PT tersebut supaya di per dala atau bisa juga di bikin lebar, 


Menurut Bapak Joli Marta, ada salah satu titik tumpukan air yang terdapat daerah Belakang PT. Husayana yang sudah dipasangi pagar keliling juga dangkal oleh tertimbun pasir maupun dari sampah pepohonnan yang mengakibatkan terhalangnya upaya normalisasi mengunakan alat berat. Untuk itu akan melakukan langkah pendekatan terlebih dahulu untuk mengatasi hal ini, 


"Jangan sampai karena tidak bisa diatasi terjadi banjir parah di daerah ini, tentunya tidak baik," pungkas Joli Marta selaku ketua Rw. 07 .


Ia menyebutkan dampak banjir cukup merugikan karena mengakibatkan kenyamanan masyarakat terganggu. Begitu juga dengan aktifitas sosial, pendidikan, bahkan keselamatan jiwa bagi anak-anak atau balita jika tidak diawasi dengan baik.


"Makanya berkaitan dengan hal ini kami juga mengimbau agar orangtua meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing.(Pily)

No comments:

Post a Comment