WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Perangkat Desa di Kerinci Diduga Bandar Ganja Diringkus Sat Resnarkoba

Wednesday, February 17, 2021 | February 17, 2021 WIB Last Updated 2021-02-17T12:31:38Z

 


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Oknum Perangkat Desa di Kerinci berinisial H (28) diringkus Sat Resnarkoba Polres Kerinci, diduga terlibat peredaran narkoba jenis Ganja, Selasa (16/2/2021) sekira pukul 20:30 Wib.


H ditangkap di salah satu rumah di Desa Desa Koto Tengah Seleman, Kecamatan Danau Kerinci, Jambi. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan Barang bukti narkoba jenis ganja siap edar sebanyak 324 klip.


Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho, melalui Kasat Resnarkoba Polres Kerinci, IPTU Saprizal, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terduga pengedar narkoba jenis ganja.


"Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat, ada aktivitas yang mencurigakan di salah satu rumah di Desa Koto Tengah Seleman, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, sering dijadikan tempat transaksi narkotika" ujar IPTU Saprizal.


Setelah menerima laporan dari masyarakat, anggota Opsnal Narkoba yang dipimpin oleh Kanit Opsnal Resnarkoba IPDA Yandra Kusuma, melakukan penggrebekan di rumah H yang beralamat di desa koto tengah-sleman, kecamatan Danau kerinci, kabupaten Kerinci dan ditemukan barang bukti berupa narkoba jenis ganja. “Terduga pengedar inisial H pekerjaan merupakan Perangkat Desa,” katanya.


IPTU Saprizal, juga menambahkan, adapun barang bukti yang ditemukan, 324 klip plastik warna bening yang berisi narkoba jenis ganja, direncanakan siap untuk di edarkan oleh H, 1 botol yang berisi daun ganja dan 3 klip plastik warna bening ukuran kecil yang juga berisi ganja yang siap edar.


2 lintingan rokok berisi tembakau dicampur dengan daun ganja, 1 plastik warna bening ukuran besar merk LEVIN. Selanjutnya 1 tas ransel merk travel time warna hitam, 2 blok kertas papir merk Naraya, 1 klip plastik warna bening merk plastikc Zipper berisi bungkusan plastik warna bening, dan uang sebesar Rp. 412.000.


“Jadi total barang bukti yang ditemukan seberat bruto 10,387,” terangnya.


Terduga pengedar terancam pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 111 ayat (1) Undang -undang nomor 35 tahun 2009. “Ancaman hukuman di atas 4 tahun penjara,” tegas Kasat Narkoba Polres Kerinci IPTU Saprizal. (Dede)

No comments:

Post a Comment