WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Pihak Kampus Diduga Sengaja Menutupi Kasus Asusila Oknum Dosen IAIN.

Wednesday, February 17, 2021 | February 17, 2021 WIB Last Updated 2021-02-17T02:17:08Z

 


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan salah satu oknum Dosen di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci beberapa waktu lalu. Hingga kini, pihak kampus terkesan diam, bahkan hasil kinerja TPF menjadi tanda tanya ditengah masyarakat dan kalangan mahasiswa.


Ada apa dengan pihak kampus, sampai sekarang hasil kerja tim TPF tidak diumumkan kepada publik dan kalangan mahasiswa/i. Apakah permasalahan Zina ini sengaja untuk ditutupi.


"Padahal sudah lama kasus dugaan pelecehan seksual ini mencuat ke publik dan kalangan mahasiswa/i di kampus IAIN. Namun sampai sekarang permasalahannya tak ada titik terang" ujar Syaiful Bahri, salah satu warga Kabupaten Kerinci kepada Portalbuana Senin, (15/2/2021).


Syaiful menambahkan, bukan main main dengan permasalahan ini, dampaknya sangat besar sekali terutama kepada calon mahasiswa baru nantinya. Pihak kampus diminta untuk segera mengumumkan kepada publik, apa sebenarnya yang terjadi, pintanya.


Sementara itu, salah satu mahasiswa di kampus IAIN, ketika ditemui Portalbuana mengatakan, permasalahan ini merupakan PR bagi Rektor IAIN yang baru. Dengan harapan kasus dugaan pelecehan seksual ini dapat terungkap.


"Ya, kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan salah satu oknum dosen di kampus IAIN, sampai saat ini belum ada tindak lanjut" ungkapnya.


Hal ini seakan sengaja ditutupi oleh pihak kampus. Sebelumnya, pihak kampus juga sudah membentuk tim TPF untuk mencari kebenaran dan fakta yang sesungguhnya.


"Belum terungkapnya permasalahan cabul oknum dosen dengan mahasiswi, membuat perkuliahan terganggu" tutupnya.


Sementara itu, pihak kampus IAIN ketika ditemui wartawan beberapa waktu yang lalu mengatakan, saat ini kita masih menunggu rektor yang baru masuk, ujarnya singkat.


Untuk diketahui, Dibentuknya Tim TPF untuk mencari fakta kebenaran dalam kasus dugaan asusila yang dilakukan salah satu oknum dosen, dan menjaga nama baik kampus. Tim TPF bekerja selama lima hari, yang veranggotakan sebanyak tujuh orang diketuai oleh wakil Rektor IAIN. (Dede)

No comments:

Post a Comment