WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Rizal: Hasil Kinerja TPF Dugaan Asusila Oknum Dosen IAIN Kerinci Menjadi Tanda Tanya.

Wednesday, February 03, 2021 | February 03, 2021 WIB Last Updated 2021-02-03T14:01:22Z

 


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Rizal Fri Zal, sangat menyayangkan tidak adanya niat baik dan terkesan menutup informasi, tentang hasil kinerja Tim Pencari Fakta (TPF) dalam kasus dugaan Asusila oleh salah satu oknum Dosen di kampus IAIN Kerinci.


"Sebenarnya tidak ada kendala untuk mengungkap kasus ini, pelaku dan korban berada satu atap, dimana kesulitannya" ujar Rizal, salah satu Tokoh masyarakat Kota Sungai Penuh kepada Portalbuana, Rabu (3/2/2021).


Dijelaskannya, kita selaku masyarakat awam menilai dalam kasus ini ada unsur kesengajaan untuk menutupi perilaku yang tidak senonoh tersebut."Meskipun saat ini terkesan tertutup, tapi lama kelamaan akan mencuat kepermukaan. 


"Seharusnya oknum dosen tersebut memberi contoh yang baik kepada mahasiswinya, apalagi IAIN merupakan perguruan tinggi negeri yang berbasis agama Islam" jelasnya.


Azmar Muktar, dalam kolom komentar di postingan Firman Conet mempertanyakan, tim pencari fakta yang dibentuk oleh IAIN, diduga tidak netral. Seharusnya tim TPF bersipat independen.


"Saya sudah mengusulkan tim tpf harus independen berasal dari berbagai unsur seperti, Kepolisian, Kejaksaan, Pengacara, alumni mahasiswa dosen aktif dan MUI" ungkapnya.


Hal tersebut dilakukan demi untuk mencari kebenaran dan titik terang, agar tidak menimbulkan asumsi yang tidak-tidak ditengah publik, tutupnya. 


Sementara itu, pejabat ataupun tim tpf di IAIN Kerinci terkesan saling lempar tanggung jawab.


Diminta kepada Rektor IAIN yang baru agar dapat menuntaskan dugaan kasus Asusila yang melibatkan salah satu oknum Dosen di Kampus IAIN Kerinci. Dan kasus ini sudah menghebohkan baik di kampus IAIN atau di tengah masyarakat.


Untuk diketahui, tim pencari fakta dibentuk pada hari Senin (25/1/2021) dan bekerja selama 5 hari, terhitung semenjak dibentuknya tim TPF. Tim TPF diketuai oleh wakil rektor satu IAIN Kerinci. (Dede)

No comments:

Post a Comment