WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Kapal Fery Reluler, Bawa Kayu Ilegal Loging, Syabandar Di Konfirmasi Berusaha Rampas Ponsel Wartawan

Wednesday, March 03, 2021 | March 03, 2021 WIB Last Updated 2021-03-03T09:22:24Z


PORTALBUANA.COM - TANJUNG PINANG. kapal penumpang rute dari lingga - tanjung pinang yang seharus nya peruntukan untuk membawa penumpang merangkap menjadi kapal kargo pasal nya MV Irfan jaya tersebut membawa papan di duga hasil ilegal loging berasal dari lingga yang  berukuruan 1"X4"X5 meter yang berjumlah 28 lembar  Rabu 03/03/2021.



Dari pantawan sebelum nya pada senin (01/03/2021) pukul 09.00 wib tepat nya di pelantar 2, digudang tempat kapal kapal dari kantor pelayaran PT Senin Bintan jaya express di parkir.


Hasil pantau pada hari Senin 01/03/2021 terjadi pemindahan kayu  dari gudang ke spid bod penumpang tujuan pulau Batam dengan ukuran kayu sama persis dengan apa yang di bawak MV Irfan jaya  pada hari ini.


Aktifitas pengakutan kayu ilegal loging  ini di duga sudah berjalan cukup lama, kurang nya pengawasan atau memang di biarkan 


Yang sangat mengejutkan lagi pada saat awak media ingin lakukan konfias salah satu oknum syabandar BS yang bertugas di pelabuhan SRI BINTAN PURA kota Tanjung Pinang.


Saat di temui di pelabuhan, oleh wartawan portal buana 03/03/2021 pukul 12.10 wib mengatakan tak apa bang itu barang bawaan penumpang" saat wartawan portal buana mengambil photo BS menarik tangan jurnalis dan berusaha merampas telepon gengam wartawan portal buana 


Hal yang dilakukan oknum syabandar tersebut sudah menciderai kebebasan press dan yang di atur UU pres no 40 tahun 1999


Pasal 18

(1)Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) (2) Perusahaan pers yang melanggar ketentuan Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2), serta Pasal 13 dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah


Dalam hal ini wartwan portal buana akan menempuh proses ini keranah hukum dengan membuat laporan ke Polresta Tanjung pinang


Sampai berita ini dinaikan pihak syabandar maupun agen kapal belum dapat memberikan tanggapan terkait masalh ini. ( ms) 

No comments:

Post a Comment