WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Mantan Kades Sungai Pegeh Akhirnya Berurusan Dengan Hukum

Friday, March 19, 2021 | March 19, 2021 WIB Last Updated 2021-03-19T04:07:26Z


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa Yang dilakukan mantan kades sungai pegeh kecamatan Siulak kabupaten Kerinci syurneli berbuntut panjang. Pasalnya mantan kades sungai pegeh dipanggil pihak penyidik polres kerinci.


Saat Awak media ini menjumpai beberapa Masyarakat, menyebutkan." Mantan kades Sungai Pegeh (Syurneli) diinformasikan oleh warganya ia diduga melakukan penyimpangan Dana Desa dan berbagai bentuk penyelewengan lainya 


Dengan kekuasaanya sebagai kades dan termasuk juga terindikasi melakukan pencucian uang dari dana desa Desa dengan Membeli perumahan di Kota Jambi dan juga tanah di Jambi sangat miris sekali. Saat masih mejabat Syurneli memang mempunyai sifat yang berbeda dengan kades - kades yang lainnya.


Memang syurneli sudah lama menjadi momok bagi kami masyarakat desa Sungai Pegeh, masyarakat merasa jengkel oleh perbuatanya dalam mengelola Dana Desa(DD)ataupun selama dirinya menjabat sebagai Kades. Ujar salah seorang masyarakat.


Selanjutnya  masyarakat mengatakan" Syurneli diduga telah sering melakukan berbagai hal yang merugikan masyarakat desa yang di pimpinnya. selama menjabat sebagai kepala desa. Seperti dugaan penjualan beras raskin, menggelapkan hasil sewa TKD, menggelapkan dana bumdes dan penyimpangan lain yang dananya berasal dari Dana Desa (DD).


“kami sudah lama curiga masalahnya latar belakang syurneli kami tau dari sebelum ia menjabat sebagai kades hanya sebagai montir elektronik yang biasa-biasa saja tapi kini kabarnya ia sudah beli rumah di perumnas sudah punya kebun sawit , pokoknya kehidupanya sudah berubah drastislah” ungkap Ujar salah seorang masyarakat.


Dalam kasus ini bukan hanya syurneli yang di minta kehadiranya oleh penyidik melainkan salah satu pengurus bumdes(Jamris) juga terseret di surat panggilan penyidik polres kerinci, untuk memberikan keterangan tentang dana bumdes yang diyakini diselewengkan terindikasi dugaan penyelewengan dan pencucian uang syurneli.


Kekesalan yang di ungkapkan oleh warga menjadi doa yang mujarab dan nasib naas buat syurneli, betapa tidak, pada akhir periode jabatanya  harus berurusan langsung dengan aparat penegak hukum polres kerinci untuk mempertanggung jawabkan perbuatan yang telah dilakukan selama menjabat sebagai kades di desa sungai pegeh.


Setiap Media dan LSM menemui, selalu dilepas dengan kata-kata yang tidak pantas,seolah-olah di kebal hukum,"Saya tidak punya urusan dengan Namanya Wartawan dan LSM Saya hanya Berurusan dengan Camat, Bupati Pemdes dan Inspektorat,selain itu saya tidak butuh"Kata-Kata itulah yang di dapat kalangan insan Pers dan Lsm pada kala Itu.


Kalangan insan Pers dan LSM akan memantau terus perkembangan kasus ini  agar menjadi contoh buat kades kades yang lainnya,karena dana desa bukan milik Pribadi melainkan untuk pemafaatan bagi masyarakat,siapapun berhak untuk mengetahuinya apalagi lembaga Control Sosial dan Insan pers.(Iwan.E)

No comments:

Post a Comment