WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Pelantikan AZAS Dipercepat April, Pemprov Ngaku Belum Dapat Kabar dari Mendagri

Tuesday, March 02, 2021 | March 02, 2021 WIB Last Updated 2021-03-02T15:41:29Z

 


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Ada kabar baik berhembus dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta. Walikota dan Wakil Walikota Sungaipenuh terpilih Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni yang menurut jadwal dilantik pada akhir Juni, kabarnya dipercepat April mendatang.


Informasi dari Kemendagri, menyebutkan Kepala Daerah yang masa jabatannya berakhir Mei, Juni, Juli dan September 2021 dan Februari 2022 dilantik secara serentak pada Arpil 2021.  Kota Sungaipenuh yang masa jabatan Walikotanya berakhir  pada Juni 2021, akan dilantik bersamaan dengan 17 Daerah yang masa jabatannya berakhir sama pada Juni mendatang.


 Koordinator Media Center AZAS 01 Devanand Munir membenarkan ada informasi dari Kemendagri tentang perubahan pelantikan Kepala Daerah yang masa jabatannya berakhir Mei, Juni dan Juli 2021 termasuk Kota Sungaipenuh.  Bahkan kabar itu sempat beredar di media sosial (medsos). Namun, kebenaran informasi tersebut masih dipertanyakan.


  “Ya, ada informasi dari Kemendagri tentang perubahan pelantikan Kepala Daerah yang daerahnya masa jabatan berakhir pada Mei, Juni, Juli dan September 2021.  Kabarnya dipercepat pelantikan secara serentak April nanti. Tapi, informasi tersebut masih perlu dipertanyakan, belum secara resmi dikeluarkan,” kata Devanand.


Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Jambi Rahmad Hidayat dikonfirmasi tadi malam mengaku pihaknya belum menerima informasi adanya perubahan pelantikan sejumlah kepala daerah, termasuk Kota Sungaipenuh.


Menurut Rahmad Hidayat masa jabatan Walikota Sungaipenuh masih panjang hingga Juni mendatang. Tapi, katanya hal itu bisa saja berubah apabila sudah ada hasil dari Mahkamah Konstitusi (MK) untuk sejumlah daerah yang bersengketa di MK.


 “Jadwalnya bisa saja berubah, Bisa Juni dan Juli. Bisa juga dilantik April. Kami dari Pemerintah Provinsi Jambi menunggu surat dari Kemendagri. Jika sudah ada surat dari Kemendagri baru bisa ada keputusan pelantikan,” kata Rahmad Hidayat.


Untuk saat ini, jelasnya pihaknya masih berpedoman pada berakhirnya masa jabatan Walikota Sungaipenuh saat ini Asyafri Jaya Bakri-Zulhelmi pada Juni nanti. Jika ada kabar resmi perubahan nanti akan dikabari dan dipublikasikan ke publik.


 Walikota Sungaipenuh terpilih Ahmadi Zubir dikonfirmasi membenarkan ada bocoran dari Kemendagri pelantikan dipercepat  April nanti. Bagi Ahmadi dan Antos kapan kepastian pelantikan tidak jadi masalah, sejauh tidak melanggar aturan dan menjadi permasalahan.


“Dipercepat lebih bagus, Juni nanti juga tidak jada masalah. Yang jelas, yang dilantik itu kami berdua (Ahmadi-Antos) bukan yang lain,” kata Ahmadi bercanca.


Ahmadi mengingatkan kepada para pendukungnya untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh adanya polemik pelantikan dipercepat atau sesuai jadwal Juni nanti. Yang jelas katanya Ahmadi-Antos tetap dilantik dan kita akan segera bekerja melakukan perubahan untuk Kota Sungaipenuh.


“Ya, para pendukung kan gak sabaran. Maklum, daerah lain yang ada di Provinsi Jambi yang Pilkada sama dengan Kota Sungaipenuh hampir semuanya sudah dilantik. Tinggal Provinsi dan Kota Sungaipenuh yang belum,” kata Ahmadi.**


 

No comments:

Post a Comment