WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Pengadaan PJU Desa Ujung Ladang Diduga Ajang Korupsi PJS Kades Dan Ketua BPD

Thursday, March 18, 2021 | March 18, 2021 WIB Last Updated 2021-03-18T04:07:21Z

 


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Pengadaan Penerangan Jalan Umum ( PJU)  desa ujung ladang kecamatan gunung Kerinci kabupaten Kerinci diduga terjadinya mark yang dilakukan Pjs Kades serta BPD desa ujung ladang. 


Atas pengadaan PJU yang diduga Mark UP dari laporan masyarakat awak media dan LSM petisi Sakti kroscek keadaan memang benar PJU diduga Kuat barang yang di pasang jauh di bawah standar,karena anggaran Untuk satu titik berkisar antara 8jt mencapai 8,5juta


Sebagaimana laporan masyarakat menyebutkan PJU yang di Anggarkan dari DD Desa Ujung Ladang sebanya 47 titik, baru di pasang sudah ada yang rusak dan hilang serta penerangan nya kabur ujar masyarakat. 


Iwan Efendi selaku Ketua DPD LSM Petisi Sakti mengatakan" Amat di sayangkan dalam pengadaan PJU tersebut PJs.kades Desa Ujung Ladang UG malah Memberikan kepada Ketua BPD SE untuk pengadaan PJU tersebut ini bertentangan dengan Kemendes dan juga Aturan tentang Topoksi hak dan Tugas BPD.



pengerjaan PJU tersebut, sangat ceroboh di pihak ketigakan pada seseorang yang berinisial TD warga semurup oleh ketua BPD SE,


Sedangkan setelah di adakan uji ptik barang tersebut berkisar anggaran terpakai 4jt sampai 5jutaan jelas jelas sudah masuk Ranah Unsur KKN dengan mencari keuntungan untuk.memeprkaya diri sendiri dan kelompok, dan kita akan tindak lanjuti temuan ini dengan melaporkan ke pihak Polres dan Kejaksaan biar proses hukum yang menentukan kebenarannya.


Kami sangat menyanyangkan pengadaan PJU di Desa Ujung Ladang tersebut, Coba bayangakan 47 titik dan yang di MerUp lebih dan kurang 3jt dalam satu titik, 3 x 47 = 141.000.000,- 


kita akan cari tau tentang pengerjaan fisik Desa lainnya sesuai dengan Pagu anggaran yang kita pegang.Dana Desa (DD) bukan dana pribadi semua pihak berhak untuk mempertanyakan jangan jadikan untuk lahan KKN, ujar iwan efendi


Selanjutnya iwan mengatakan "Amat miris sekali permainan KKNnya,dan di duga kuat permain tiga sisi (Pjs,BPD,dan Rekanan) dan kita akan laporkan temuan ini,benar atau tidak nya nanti sesuai dengan Data yang kita miliki biarlah Proses Hukum yang mengkaji temuan tersebut." pungkas iwan efendi Ketua DPD LSM Petisi Sakti Kerinci dan Kota Sungai Penuh.


Terkait pengadaan PJU yang diduga adanya korupsi Awak media ini  berusah menghubungi Pjs UG juga Ketua BPD SE, sampai berita ini diturunkan. Namun yang bersangkutan tidak dapat di hubungi. (Tim)

No comments:

Post a Comment