WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Panitia Pilkades Koto Payang Diduga Pungli, Bebankan Biaya Ke Calon 10 Juta

Sunday, March 14, 2021 | March 14, 2021 WIB Last Updated 2021-03-14T15:27:01Z


PORTALBUANA.COM - KERINCI Pemilihan kepala desa kabupaten kerinci secara serentak akan di gelar april mendatang. Masing masing calon telah mendaftarkan diri sebagai calon kades untuk ikut pemilihan kepala desa berharap akan terpilih memimpin desa. 


Dalam pendaftaran 4 calon kades desa koto payang, panitia pelaksana pilkades membebankan biaya sebesar 10 juta yang harus dibayar sebagai syarat pendaftaran. Semenatara dalam pilkades anggaran telah di sedia kan sebesar 25 juta dari ADD. 


Pembayaran yang di bebankan ke 4 calon kades oleh panitia pelaksana terungkap dari ardinal salah satu calon yang di gagalkan panitia dengan alasan tidak mencukupi persyaratan tidak memeliki rekomendasi dari ketua Adat. 


Dalam wawancara bersama awak media minggu 14/03, ardinal menjelaskan." benar saya sudah lebih dahulu membayar uang pendaftaran sebesar 10 juta. Agar dapat mengikuti pilkades. Namun kenpa saya di gagalkan dengan alasan yang dibuat buat. 


Untuk pendaftaran yang di bebankan ke calon 10 juta, itu pun tidak ada kesepakatan dengan calon. Saat rapat yang di hadiri 4 calon, camat serta babinsa ketua panitia pelaksana dengan semaunya memutuskan calon dikenakan 10 juta tidak bisa di ganggu gugat. 


Pada hal dalam pilkades sudah dianggarkan dari ADD sebesar 25 juta. Kalau tidak kalau tidak mampu mengelolah uang 25 juta untuk pilkades jangan jadi panitia. Seharusnya jadi panitia harus siap. Ujar Ardinal kesal. 


Neal edwin sebelumnya menjabat kasi pemdes saat di konfirmasi mengatakan. " untuk pilkades tidak ada di bebankan biaya kepada calon. Semua sudah dianggarkan dari ADD sebesar 25 juta. 


Kalau pun ada pungutan yang di bebankan panitia ke calon kades itu tergantung kesepakatan kedua belah pihak. Ujar Nael Edwin. 


Iwan effendi selaku ketua DPD LSM PETISI SAKTI mnyebutkan. " biaya yang di bebankan ke kades sebesar 10 juta oleh panitia pilkades desa koto payang ini jelas terindikasi adanya pungli. 


Apa pun alasannya biaya yang di bebankan ke calon kades tidak ada dalam peraturan pilkades. Ini sudah termasuk pungli. " ujar Iwan 


Lebih lanjut iwan menambahkan." atas pungutan yang di lakukan panitia pelaksana pilkades desa koto payang sebesar 10 juta yang harus di bayarkan calon, saya dari kontrol sosial tidak akan biarkan adanya pungutan ini. 


Saya akan laporkan panitia pelaksana pilkades desa koto payang ke aparat hukum untuk dapat di tindak lanjuti atas pungutan terhadap calon kades


Saya juga akan menyurati seluruh panitia pelaksana yang akan menggelar pilkades. Agar tidak melakukan pungutan atau biaya ke calon. Karena tidak ada dalam aturan. Bilamana ada yang melakukan pungutan saya tidak segan segan akan melaporkan ke aparat hukum"pungkas iwan ( fc) 

No comments:

Post a Comment