WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Polemik PETI di Merangin, Akhirnya Bupati Merangin Mengeluarkan intruksi Keras.

Sunday, March 14, 2021 | March 14, 2021 WIB Last Updated 2021-03-14T08:52:01Z

 


PORTALBUANA.COM - MERANGIN. Berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Merangin tentang Pemberantasan dan Penertiban kegiatan PETI di Merangin, mulai dari Penanda tangan MOU kesepakatan Pemerintah Daerah bersama Aparat Penegak Hukum dan Stakeholder yang ada di Kabupaten Merangin, didukung dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat tentang kesadaran Dampak jangka panjang akibat dari kegiatan PETI.14/03/2021


Usaha dan upaya tersebut nampaknya tidak berhasil bahkan tidak di endahkan oleh para pelaku PETI itu sendiri, dibuktikan makin marak nya kegiatan PETI di setiap wilayah Pedesaan, sehingga Bupati Merangin Mengeluarkan Intruksi keras melalui surat intruksi Nomor : ,1 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penertiban Tambang Emas Tanpa Izin (PETI)pada wilayah Pedesaan dalam Kabupaten Merangin.


Dalam Surat intruksi Bupati tersebut di titik beratkan hanya kepada seluruh Kepala Desa yang ada dalam Kabupaten Merangin tampa kecuali, bahkan kerasnya dalam surat intruksi tersebut, sangat-sangat membuat para Kepala Desa dek dekan,pasalnya dalam poin keempat sebagaimana yang berbunyi, sesuai dengan fakta integritas yang telah ditanda tanagani semasa Pelantikan sebagai Kepala Desa, jelas tidak boleh berkompromi terhadap PETI, dalam petisi surat intruksi Bupati tersebut, kalau Kades tidak mengindahkan intruksi sampai batas yang telah ditentukan 31/03/2021 dan apabila para kepala Desa tidak bisa menjalankan isi surat intruksi tersebut, maka Kepala Desa akan diberi sanksi tegas sampai kepada pemberhentian dari Jabatan Kepala Desa.


Awak Media ini pun mencoba mendapatkan tanggapan tentang intruksi Bupati tersebut dari salah satu Kepala Desa yang diketahui bahwa aktivitas PETI masih berjalan di Desanya,,Sebut saja,IL, depan Media ini ia menjelaskan, sebagai Pemerintahan Desa kami tidak pernah mengizinkan kegiatan PETI ini di Desa kami, bahkan sudah kami beri teguran, namun langkah yang kami lakukan tersebut tidak berhasil,langkah selanjutnya dalam waktu dekat ini kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam hal pemberantasan PETI di Desa kami,,pungkasnya.


Tambah nya lagi,,kami hanya bisa mengambil langkah secara persuasif bukan cara represif, karna kami bukan APH, yang bisa melakukan tindakan Hukum itu adalah kepolisian dan kami akan mendukung jika langkah itu diperlukan,,tutupnya.

No comments:

Post a Comment