WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Tak Perduli Melangar UU, Lingkungan. Pengusaha Dapur Arang semakin Merajalela Tebang Bakau Di Kec Senayang kab Lingga.

Tuesday, March 09, 2021 | March 09, 2021 WIB Last Updated 2021-03-09T11:00:28Z

 


PORTALBUANA.COM - LINGGA.  usaha dapur arang di Lingga makin hari makin mengkhawatir kan kelangsungan tanaman bakau/mangrov hal ini terlihat masih banyak panglong Dapur arang yang melakukan aktifitas produksi Arang.


Usaha dapur Arang ini sangat bertentangan dengan UU no 27 tahun 2007 tentang pengolahan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.


dan  Seperti tertuang dalam Keputusan MENHUT SK .4194/MENHUT – VII/KUH/2014, tanggal 10 Juni 2014 , menyebutkan dilarang melakukan kegiatan dalam kawasan hutan tampa izin. Hutan mangrove wajib dilindungi di setiap wilayah karena mempunyai mamfaat yang besar.


Ada beberapa akibat atau dampak yang di akibatkan penebangan hutan mangrove/penebangan kayu bakau, (dikutip dari berbagai sumber) yakni,


1.Penebangan hutan mangrove secara liar sehinnga ,bukan saja hutan  mangrove yang punah tetapi Satwa sekitarnya juga ikut punah.


2.Tidak ada lagi yang menahan hempasan  ombak dan angin sehinngga tak ada lagi yang menahan garis pantai.


3.Kerusakan hutan mangrove akan mengakibatkan berkurangnya populasi ikan di pesisir pantai, sehingga mengurangi pendapatan nelayan tradisional.


4.Dengan adanya penebangan hutan mangrove secara liar , tidak ada lagi daerah sebagai penyanggah( zona buffer zona antara daratan dan lautan.


Saat di lakukan investigasi (8/3/2021) di beberapa titik panglong dapur arang Pulau Manek yang melakukan produksi Arang ,desa Mahmud, Desa Pasir Panjang,Desa Sebung Desa Baran, para pekerja tak dapat menujukan dokomen resmi 


Salah satu pengurus dapur Arang pulau Manek A yang kita datangi, saat ditemui di lapangan hanya bisa menujukan sepucuk surat dari Camat Bakong serumpun. ini lah surat yang ada pak saya hanya Pekerja disini. ”kalau pajak dan

dokumen lain coba bapak hubungi bos di terang mereka semua jawaban orang yang Di percaya oleh bos Dapur Arang tersebut  tutupnya”


”Hal senada di sampaikan salah satu pengurus dapur arang Desa Mamud saya kurang tau pak, masalah izin dapur Arang ini, dan saya  hanya dititip surat mandat dari koperasi mangrove lestari Lingga. ini saja yang kami miliki yang lebih tau hanya bos pak:  Pak  bakar yang tau karena beliau yang punya. saya hanya  di titip surat mandat yang sudah tak berlaku lagi ” tutup nya


"Awak media bertanya siapa Nama Bos Dapur aarang d sini " ujar wartawan.


Tek Seng maupun Bakar bos pemilik dapur arang sampai berita ini di naikan belum memberikan tangapan sama sekali(MUKHSIN)

No comments:

Post a Comment