WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Laporan Dugaan Pemalsuan Dokumen Oleh Johani Wilmen Di Tindak Lanjuti Mabes Polri

Thursday, April 01, 2021 | April 01, 2021 WIB Last Updated 2021-04-01T05:14:15Z

 


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Kasus pemalsuan dokumen yang dilakukan johani wilmen adik kandung bupati kerinci  yang hilang ditelan awan kembali mencuat, pasalnya Dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan Wilmen yang telah dilaporkan LSM Garansi ke mabes polri 28 januari 2020 di tindak lanjuti Barekrim Mabes Polri.  


Dimana Wilmen adik kandung bupati kerinci yang diduga memalsukan akta kelahiran sebelumnya telah dihebokan bahkan beberapa LSM menggelar aksi demo dikantor bupati kerinci. Namun seiring berjalan waktu kasus tersebut  tidak ada kabar berita bak ditelan awan. 


Adapun Johani wilmen kelahiran 1972 kakak kandung Adra Nemires S.sn M.SI. berkelahiran 1975. Namun mengacu pada nomor induk pegawai NIP johani wilmen kelahiran 1976 lebih muda dari Adra nemires.


Arya Candra Selaku Ketua LSM Garansi melalui telpon celular menghubungi awak media mengatakan " Benar, Kasus Johani Wilmen Adik kandung bupati kerinci diduga melakukan Palsukan dokumen yang sudah saya laporkan 28/01/2020 saat ini telah di tindak lanjuti pihak Bareskrim Mabes polri. 


Dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen Saat ini telah  SP 2HP, artinya kasus ini sudah di tangani pihak bareskrim mabes polri untuk ditindak lanjuti laporan ini. Juga diduga terlibat bupati kerinci serta Kepala BKD. Kabupaten Kerinci Sahril Hayadi  dalam dugaan pemalsuan dokumen Johani wilmen . Ujar Arya Candra 


Lebih lanjut Arya Candra Mengatakan"  kasus dugaan Pemalsuan dokumen yang dilakukan johani wilmen serta Dugaan Mafia tanah Yang sudah saya laporkan ke Bareskrim Polri yang telah diproses oleh pihak penyidik. Berharap untuk memanggil Pihak yang telah saya laporkan. " Pungkas Arya Candra. ( fc) 


No comments:

Post a Comment