WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

LSM PETISI Geruduk Kantor Pemkot Tuntut Walikota Copot Kadis Yang Diduga Korupsi

Thursday, April 08, 2021 | April 08, 2021 WIB Last Updated 2021-04-08T11:02:59Z

 


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Terindikasi dugaan Korupsi yang dilakukan Beberapa dinas Pemerintahan kota sungai penuh serta dana covid 22 M tidak ada kejelasan sehingga menimbulkan berbagai sorotan dari masyarakat, LSM PETISI SAKTI menggelar aksi di kantor Walikota sungai penuh. Kamis 08/04/2021


Aksi yang digelar dalam orasi yang disampaikan orator yang berapi api meminta walikota sungai penuh untuk memanggil kadis PUPR, kadis Kepora serta kadis perpustakaan dan kadis kesehatan untuk dicopot karena diduga telah melakukan korupsi 


LSM PETISI dalam aksi juga mempertanyakan Anggaran covid yang dikabarkan telah dianggarkan sebesar 22 M namun tidak ada kejelasan. Hilang ditelan bumi. Begitu juga Pasien covid yang masih di isolasi telah dipulangkan. Hal ini akan mengkwatirkan akan penyebaran virus covid dinilai pihak RS BAKHRI tidak serius dalam pencegahan covid. 


Usai menyampaikan orasi dalam aksi demo yang digelar LSM Petisi dikantor walikota sungai penuh, para pendemo langsung disambut asisten II Herman untuk mendengarkan serta memberikan penjelasan apa yang disampaikan dalam aksi tersebut. 



Asisten II Herman menyampaikan" sebelumnya saya mohon maaf pejabat yang bersangkutan sedang berada luar daerah begitu juga walikota saat ini sedang berada dijakarta sehingga tidak dapat menemui rekan rekan LSM. 


Saya mewakili pejabat Kota sungai penuh menyingkapi aspirasi rekan rekan LSM dimana dalam pernyataan sikap adanya dugaan korupsi yang dilakukan Kadis PUPR kadis Kepora Kadis Perpustakaan serta kadis kesehatan dan mempertanyakan anggaran covid, apa yang di sampaikan rekan rekan LSM dalam aksi ini nanti saya akan sampaikan ke walikota. 


Apa sikap yang akan diambil walikota nanti mungkin akan beraudirnsi atau melalui surat akan saya sampaikan ke rekan rekan, LSM PETISI perkembangan selanjutnya.


Untuk Anggaran covid yang 22 M saya tidak bisa menjawab terlalu mendetil. Itu secara tecnis. Nanti kalau saya jawab akan menimbulkan kekecewaan dari rekan rekan LSM begitu juga Dari dinas Akan sakit hati bila saya jawab. Ujar Herman Asisten II. 


Selanjutnya Asisten II mengatakan. " secara Tecnis nanti saya akan konfirmasikan ke pihak yang bersangkutan sebagaimana yang aspirasi yang disampaikan rekan rekan LSM.


Saya tidak bisa berikam jawaban karena bukan bidang saya. Biar dinas bersangkutan yang menjawab, nanti kebijakan dan mekanisme apa yang akan di ambil walikota menyingkapi aspirasi rekan rekan LSM akan saya sampaikan. Pungkas Herman Asisten II. 


Indra wirawan ketua Umum LSM PETISI sakti mengatakan " kami ucapkan terimakasih kepada bapak asisten II yang telah sudi menemui dan merespon aspirasi kami dalam aksi demo ini. 


Sebagaimana yang di sampaikan asisten II tidak bisa memberikan jawaban secara detil kita akan tunggu jawaban dari walikota melalui audiensi atau melalui surat. Melalui asisten II yang akan menyampaikan ke kita kebijakan yang akan di lakukan walikota nanti. Ucap Indra wirawan 


Selanjutnya indra mengatakan " Terkait aksi demo dalam hal ini disambut asisten II yang akan menyampaikan aspirasi kami ke walikota, kamo berharap dari pemerintahan kota untuk koperaktif dan menyingkapi aspirasi kami demi terciptanya kota yang kondusif. Kami akan menunggu jawaban dari walikota sepulang beliau dari jakarta. " pungkas Indra wirawan. ( fc) 


No comments:

Post a Comment