WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Riau

 


Iklan

Pulang Tadarus "Azzam" Bocah Penghafal Al-Qur'an di Pamenang Bangko Tewas Tertabrak Fuso.

Sunday, April 18, 2021 | April 18, 2021 WIB Last Updated 2021-04-25T11:06:13Z

 


PORTALBUANA.COM. MERANGIN. Sosok bocah yang sempat Viral padaTahun 2018 silam,dua bocah beradik yang menangis isak, karena tidak dapat berjumpa dengan Ulama dan Pendakwah Indonesia Ustadz Prof.H.ABDUL SOMAD L.c,M.H,Ph.D.(UAS). Berita Duka terdengar menimpa bocah Tahfiz Qur'an ini, dalam Kecelakaan maut dijalan lintas sumatera (jalisum) KM 32 kelurahan Pamenang,Kecamatan Pamenang,Kabupaten Merangin,jambi.


Azzam (6) Tewas ditempat kejadian perkara (TKP),usai tertabrak mobil Hino ligh truck berplat BA.9914 LL sabtu (17/4), sekitar pukul 01.00 WIB di jalan Lintas Sumatera kecamatan pamenang, sementara kakak kandungnya Wildan (WN), dan seorang temanya terluka parah. Langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Merangin, menurut informasi kecelakaan ini terjadi saat AZ,WN dan seorang temanya hendak dalam perjalanan pulang kerumah usai Tadarus Al-Quran.


Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan S.I.K, melalui Kapolsek Pamenang Iptu Fatkur Rohman, SH, MH kepada awak media menjelaskan, Kejadian itu berawal dari Mobil Hino Light Truck yang dikemudikan oleh Altoni (51), yang beralamat di jalan Lintas Sumatra RT 03/01 Kelurahan Batang Bungo Kecamatan Pasar Muara Bungo Kabupaten Bungo Jambi, melaju dari arah Sarolangun menuju Bangko.


Dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi  BH 4388 PN yang dikendarai oleh Wildan (12) yang beralamat di RT 20/1O Kelurahan Pamenang, dari arah Bangko menuju Sarolangun.



Kasat Lantas Polres Merangin Iptu Eko Sudiharsono saat dikonfirmasi awak media, membenarkan adanya laka lantas dengan pengendara sepeda motor yang masih dibawah umur, dari kejadian ini kami mengimbau kepada para orang tua agar cermat dalam melindungi putra-putrinya yang masih di bawah umur, atau di bawah usia 17 tahun, agar tidak diberikan izin untuk mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya.


“Kita imbau untuk para orang tua agar melindungi dan mengayomi putra-putrinya, salah satunya dengan tidak mengijinkan kepada anak yang usia di bawah 17 tahun untuk membawa kendaraan bermotor di jalan raya, karena belum cukup umur untuk memiliki kompetensi dan ketrampilan dalam berlalu lintas, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu-lintas,”terang Iptu Eko Sudiharsono.


Ucapan belasungkawa mengalir deras dari warganet di media sosial seperti Facebook, karena diketahui AZ merupakan anak yang pintar, ramah dan dikabarkan seorang penghafal Qur'an. 


Tak hanya sampai disini, Do'a dan ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Ustadz H.Abdul Somad Melalui pesan WhatsAap kepada Pamanya AZ (Fadil Muhammad),ketika Guru Besar UAS itu mendengar kabar atas meninggalnya Bocah Tahfiz yang sangat mengaggumi dirinya itu," Ya Allah,Ampunilah dia,sayangilah dia,dan maafkanlah kesalahan kesalahanya Aamiin" tutup UAS sambil meminta nomor rekening kepada Fadil Muhammad. (Ka).

No comments:

Post a Comment

Iklan