WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Iklan

Iklan

Riau

 


Iklan

Diduga" ada Pembohongan di balik Penetapan Positif Covid 19. Almarhum HP Oleh Pihak RSUD Dabo Singkep.

Sunday, May 02, 2021 | May 02, 2021 WIB Last Updated 2021-05-02T06:28:01Z


PORTALBUANA.COM: LINGGA. Dinyatakan positif oleh pihak RSUD Dabo Singkep terhadap Almarhum HP warga batu kacang kecamatan singkep. Diduga Kebohongan besar yang di lakukan Oleh Oknum medis: Penetapan status positif covid 19. terhadap Almarhum HP tersebut tidak bisa dibuktikan dengan hasil dari laboratorium, di karnakan alat untuk melakukan pengujian terhadap pasian terpapar covid 19 belum di miliki Oleh RSUD dabo singkep, pengujian terhadap pasien terpapar covid 19 masih dengan cara mengirim ke kota Batam.


"Aneh nya hasil pengujian dari Batam belum di kantonggi Oleh Pihak RSUD terhadap HP tapi Surat keterangan dinyatakan positif. sudah di keluarkan Oleh RSUD dabo singkep.   *nomor:224/TU-RSUD/IV/2021*


Dari hasil penelusuran awak media kepada keluarga korban pemakaman terhadap Almarhum tidak di lakukan sesuai Protokol kesehatan, pemakaman tidak di laksanakan oleh tim gugus tugas covid 19 sampai selesai. Yang melakukan pemakaman terhadap korban di lakukan oleh Pihak keluarga yang tidak di berikan alat Pelindung diri (APD).


Fadli anak dari Almarhum HP saat ditemui di kediaman nya di jalan batu kacang memebenarkan hal tersebut 01/5/2021 " Saya Sebagai anak Sangat keberatan dengan perlakuan dari tim covid 19 yang tidak bertanggung jawab terhadap pemakaman ayah.


padahal dokter sudah jelas-jelas mengeluarkan surat dan menyatakan ayah saya positif covit 19.sunguh aneh aturan protokol covit 19 di kabupaten lingga.kami yang sebagai keluarga dibiarkan begitu saja d tempat pemakaman.katanya ayah saya positif covit,tp kenapa waktu d makam kami yang selesaikan pemakaman Almarhum orang tua kami.   


Sangat menyedihkan nasib orang tua kami, dinyatakan positif covit 19. Namun tidak dilakukan layaknya pemakaman seperti yang kita liat. dari RSUD mintak kami carikan orang untuk membantu sekitar 8 orang karena dari tim covid 19 kekurangan tenaga mereka hanya berjumlah 3 orang. Dan saat di pemakaman itu bukan lah dari tim covit 19. pengali kubur yang di sediakan oleh tim covid 19. semua adalah dari keluarga kita semua, 


Setelah kami gali tak lama datang ambulance membawa membawa peti lansung saja di masukan ke dalam kuburan ternyata lubang nya kekecilan dan mereka gunakan kaki mereka untuk menekan peti akan tetapi tak biasa masuk saat itu lah baru ketahuan jenazah ayah kami posisi nya terbalik di dalam peti tersebut posisi karena peti nya tidak di paku 


Fadli menambahkan bahwa penetapan ayah saya positif covid19, ini tanpa dasar yang jelas Saat dinyatakan. pertanyaan hasil tes akan tetapi tim medis pada saat itu menyampaikan hasil nya baru di ketahui 3 hari lagi pak di tambah besok kapal Batam tak jalan dia menirukan 

Tapi saya aneh kok pihak RSUD lansung keluarkan surat keterangan ayah kami positif kan lucu.


Kami tidak terima dengan hal ini akibat ponis dari RSUD ini keluarga kami di kucil kan, karena warga lain takut tertular dan bahkan abang ipar saya di keluarkan dari tempat mereka bekerja akibat dari surat pernyataan dari tim medis 


Jangan enak enak aja katakan orang terkena covid tapi tak memikirkan Dampak sosial yang kami terima dan tidak malakukan penerapan Protokol kesehatan dengan (SOP) yang sudah di tentukan adalah suatu pembongan besar yang di lakukan" tutup Fadli dengan kesal nya"


Yuni:humas RSUD dabo singkep saat di konfirmasi wartawan Portal buana menyarankan melakukan aduan melalui medsos RSUD dabo


Dokter yang menangani Almarhum HP, dan Direktur( RSUD) dabo sampai Berita ini dinaikkan tidak  memberikan tanggapan sama sekali. ( Mukhsin)

No comments:

Post a Comment

Iklan