-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Lindungi Dari Tudingan, Bendahara Dinas Pariwisata Cari Suaka Ke Media Lain,

Wednesday, May 05, 2021 | May 05, 2021 WIB Last Updated 2021-05-05T19:00:01Z



PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Terkait pemberitaan dari media ini yang telah terbit 4/5/2021 tentang https://www.portalbuana.com/2021/05/gaji-honorer-sebesar-1-juta-harus.html, juga dari media Gegeronline.co.id telah memberitakan tentang " Kadis Pariwisata Sungai Penuh Diduga Potong Gaji Honorer Rp 1.000.000 Per Orang  " Agustin bendahara dinas pariwisata membantah melalui pemberitaan media lain. 


Bantahan yang disampaikan Agustin bendahara dinas pariwisata tidak sesuai apa yang disampaikan sumber dengan awak media ini. Hal ini bendahara dinas pariwisata dinilai mecari suaka dengan media lain, ingin mengadu domba sesama media. 


Sumber yang tidak mau disebutkan namanya saat ditemui awak media ini menjelaskan" saya menerima honor melalui transfer ke BANK sebesar 2.800.000. Selama 3 bulan. Setelah diterima, saya di hubungi dinas untuk mengembalikan uang 1 juta dengan alasan mengganti uang SPPD yang diberikan saat kegiatan di jambi. 


Memang saat itu ada kegiatan di jambi. Sesampai di jambi kami diberikan uang 1 juta sebagai uang saku selama mengikuti kegiatan di jambi. Tidak ada disebutkan harus dikembalikan setelah terima honor. 


Yang anehnya 1 orang tenaga Honorer tidak ikut ke jambi juga harus mengembalikan uang 1 juta dengan alasan yang sama. Ujar sumber. 


Menyingkapi hal ini Iwan Efendi selaku ketua DPD LSM Petisi menyampaikan. " sangat disayangkan dalam bantahan bendahara dinas pariwisata kota sungai penuh yang seharusnya mengklarifikasinya media yang memberitakan sebelumnya, bukan media lain. 


Bendahara dinas pariwisata secara tidak langsung mencari perlindungan dengan media lain. Seakan - akan ingin mengadu domba sesama media. Ujar Iwan Efendi.
 

Selanjutnya iwan mengatakan "silahkan mencari suaka ke media lain bila itu di anggap.mampu untuk membatasi ruang gerak kita Selaku LSM untuk mencari ketidakbenaran hal tersebut, biar nanti pihak Hukum yang lebih berhak untuk memperoses hal itu sesuai dengan bukti dan fakta yang ada.


sebagai kontrol sosial saya akan usut permasalahan ini Diduga adanya SPJ fiktif. Jika benar dugaan tersebut saya akan laporkan. " Pungkas Iwan efendi ( fc)