-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Status Akun FB Medio Oktaviano Dinilai Memprovokasikan Pedagang Tidak Mendukung Program 100 Hari

Thursday, September 09, 2021 | September 09, 2021 WIB Last Updated 2021-09-09T11:28:45Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Program 100 hari yang dicanangkan walikota dan wakil walikota untuk perubahan kota sungai penuh salah satu menertibkan pedagang yang menggunakan Tratoar direlokasikan ke tempat yang lebih nyaman dari pemerintah. 

Agar terlaksananya program 100 hari dengan lancar tidak terlepas dari dukungan masyarakat kota sungai penuh dalam mewujudkan perubahan, tanpa adanya dukungan masyarakat pelaksanaan program 100 tidak akan terlaksana dengan maksimal. 

Nuansa politik pasca pilkada masih bergejolak ditengah masyarakat berusaha untuk menggagalkan program 100 hari, berbagai cara mencari kesalahan pemerintahan Ahmadi - Antos yang belum cukup 100 hari menjabat.

Akun facebook medio oktaviano dalam status yang mengatakan " Kamis, 09 September 2021, Utamakan kepentingan rakyat, Seharusnya pemerintah Kota Sungai Penuh harus mengerti dengan keadaan Masyarakat seperti saat sekarang ini, Masyarakat dan Pedagang lagi sedih disebabkan Ekonomi Hancur. Jangan sampai Masyarakat dibelenggu dengan aturan yang dapat menyengsarakan rakyat.

Saran saya kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk situasi dan kondisi pada saat sekarang ini utamakan Kesejahteraan rakyat.

Ungkapan yang disampaikan akun facebook medio oktaviano jelas salah satu bentuk Memprovokasikan pedagang untuk tidak mendukung program 100 hari, sementara pemerintah tidak melarang berjualan, pedagang direlokasikan ke tempat yang lebih layak yang tidak mengganggu lalu lintas. 

Gusfarman salah seorang aktivis angkat bicara" sangat disayangkan ucapan akun facebook medio oktaviano bernada provokasi para pedagang untuk tidak mendukung program 100 hari. 

Seharusnya kita berikan pandangan dan pengertian kepada pedagang untuk mendukung program 100 hari, agar mengikuti aturan pemerintah, tidak menggunakan bahu jalan dan Tratoar untuk  berjualan yang mengganggu pejalan kaki serta kelancaran lalulintas. 

Pedagang yang menggunakan Tratoar dan bahu jalan ditertibkan pemerintah bertujuan menata kota ini lebih bagus lagi. Tidak ada pemerintah melarang mereka berjualan malahan mereka direlokasikan ketempat yang lebih layak lagi. "Ujar Gusfarman

Lebih lanjut Gusfarman Mengatakan" dalam pelaksanaan program 100 hari yang dicanangkan walikota dan wakil walikota Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni demi perubahan kota sungai penuh, saya menghimbau kepada masyarakat mari sama ssma kita mendukung." Tutup Gusfarman. ( fc) 



Print Friendly and PDF