-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Kasmarni Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi, Administrator dan Pengawas

Demi Masa Depan Sekolah,, Guru Lakukan Aksi Mogok, Tolak Yusdani Jadi Kepsek SMPN 10 Merangin :itu Final

Saturday, November 20, 2021 | November 20, 2021 WIB Last Updated 2021-11-20T20:35:45Z


PORTALBUANA.COM MERANGIN Kisteru di internal Sekolah SMPN 10 Merangin, semakin memperhatinkan dan sikap yang tidak patut di pertunjukan di depan anak anak didik yang notabene  Sekolah adalah Ladang ilmu bagi anak anak, dan sikap otoriterisme dan arogansi yang berlebihan yang dikedepankan oleh Kepsek Yusdani itu tidak layak diterapkan ditingkat Sekolah SMP, sebagai Pendidik seharusnya memberikan dan menciptkan lingkungan sekolah yang humanis antara guru dan murid sehingga kondusifitas dilingkungan sekolah selalu tercipta sehingga murid dalam menuntut ilmu merasa aman dan nyaman.

Sangat disayangkan apa yang terjadi dilingkungan sekolah SMPN 10 Merangin  permasalah demi permasalahan kian terjadi, bahkan terakhir pada hari jum,at tanggal 19 November 2021 terjadi aksi mogok kerja oleh para guru, aksi tersebut sebagai tanda Solidaritas dalam tuntutan agar Kepsek Yusdani di turunkan dari Jabatannya sebagai kepsek SMPN 10.

Hal ini di ungkapkan salah satu guru yang ikut melakukan aksi mogok pada hari tersebut, sebut saja SK sebagai koordinator lapangan, SK menerangkan kepada awak media ini, bahwa apa yang kami lakukan ini murni untuk masa depan sekolah SMPN  10 Merangin, tidak ada sama sekali siapa yang di untungkan, dan tidak ada pihak pihak yang mengompor ngompor kami , salah, kalau aksi kami ini ada yang menilai bahwa ada yang menunggangi, itu tidak benar, semuanya atas dasar keperhatinan kami terhadap masa depan Sekolah ini,,tegas SK.



,,Permasalahan yang terjadi ini sebenarnya sudah lama  dan kami juga sudah menyampaikan permasalahan imi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin, tapi alham dulillah walaupun respon nya agak lama tapi terima kasih atas sikap Kadis Pendidikan yang cepat tanggap dalam menyikapi dan mau turun lansung kelapangan untuk mendengar suara hati kami para guru,,Tambah nya dengan mata berkaca kaca.

Para guru juga menambahkan,,bahwa hasil atau komitmen yang disepakati kemaren bersama pihak Dinas, bahwa Dinas akan memberikan jawaban selambat lambatnya hari selasa tanggal 23 November 2021, dalam mediasi mencari solusi dari permasalahan tersebut, keberadaan Kepsek Yusdani tidak terlihat dalam forum, namun mediasi berjalan dengan aman dan kondusif.

,,Hasilnya, Dinas akan memberikan kami jawaban selambat lambatnya hari selasa depan, kalau terkait kehadiran Kepsek,  itu sudah disepakati sebelum sidang Forum dimulai, bahwa kami para guru sepakat tidak menginginkan kehadiran Kepsek (Yusdani) dalam mediasi tetsebut, imbuhnya.

Saat ditanya oleh awak media ini,  kalau seandainya Jawaban dari Dinas tidak sesuai dengan Tuntutan atau harapan apa yang para guru harapkan,,dengan spontanitas Korlap menjawab,, kita akan lakukan lagi aksi aksi lanjutan sehingga tuntutan kami sampai di kabulkan, dan perlu diketahui Penolakan Kepsek Yusdani menjabat Kepsek SMP 10 Merangin itu adaah Final, tidak ada lagi konfromi atau negosiasi,, tutupnya.*(tim)
Print Friendly and PDF