-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Kasmarni Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi, Administrator dan Pengawas

Oknum Lurah Senayang diduga membeli motor bodong tapi tak tersentuh hukum

Monday, November 22, 2021 | November 22, 2021 WIB Last Updated 2021-11-25T04:32:25Z



PORTALBUANA.COM, LINGGA. Tergiur dengan harga murah dan kualitas bagus, Oknum lurah Senayang diduga membeli motor yang tidak memiliki sepucuk surat alias bodong. 23/11/2021.


Beberapa waktu yang lalu masyarakat kelurahan Senayang, dikagetkan dengan motor yang tanpa nomor polisi di pakai Oknum lurah. 


Mata masyarakat tertuju bila motor bodong yang dinaikki seorang Oknum lurah, padahal beliau sudah tau, itu melanggar, sebagai seorang yang punya pendidikan dan terdidik, "kenapa ya? Menurut masyarakat  yang mengerti hukum akan tetapi masyarakat makin heran hukum bak tak bisa sentuh oknum lurah senayang


Diwaktu yang tak lama juga media portal buana menerima kabar angin dari berbagai sumber, tentang pejabat Publik (Oknum lurah Senayang), yang ikut membeli motor bodong tersebut. 


informasi yang di terima dari masyarakat  sudah dikantonggi oleh media portal buana, ketika awak media lagi duduk bersama pemuda di area warkop, dengan tidak di Sangka, muncul motor beat warna hitam yang di pakai (Oknum lurah), berhenti di depan toko sembako, langsung memarkirkan motor yang dia kendarai dari kantornya. 


Seorang pemuda yang menghampiri lalu menyapa," Pak!!, baru motor? tanya pemuda itu " ya  jawab Oknum lurah, ini motor bodong beli dengan seorang uknum TNI AL kata  lurah". pengakuan Oknum lurah Senayang yang begitu lancang tanpa bertanya lagi, kamu siapa?, dari mana, ada apa?. seorang media yang sudah mengantongi informasi tentang motor bodong yang dia beli. akhirnya terjawab sudah apa yang selama ini menjadi pertanyaan, benar apa tidak infomasi dari kabar yang beredar selama. akhirnya dapat bukti  dari keterangan (Oknum lurah) sendiri sebagai pembeli dan menyebut nama Seorang TNI AL . sebagai penjual, "Sebutnya".


"Salah Seorang masyarakat yang enggan disebutkan  namanya membenarkan hal tersebut".


Sebagai pejabat Publik Seharusnya (Oknum Lurah) tidak melakukan hal  yang malawan hukum. sebagai Pemimpin harus jadi panutan. Mestinya tidak membeli, malah Sebaliknya, dan dapat dipastikan melanggar hukum, 

"Sebut salah seorang yang Paham akan hukum".


Berdasarkan bunyi pasal 480, Membeli kendaraan hasil Curian dapat dikenakan Pasal (480 KUHP),tentang Penadah Hasil Curian dengan ancaman 4 tahun penjara. 


Saat di hubungi media portal buana 22/11/2021, Towo Lurah Senayang lansung memblokir nomor jurnalis portal buana sampai Berta ini dinaikan belum ada  baik dari oknum lurah senayang.(red)

Print Friendly and PDF