-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Kasmarni Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi, Administrator dan Pengawas

Tidak Lunasi Uang Seragam , Guru SMP 35 Padang, Siswa Kurang Mampu Tidak Boleh Ikuti Belajar

Monday, November 22, 2021 | November 22, 2021 WIB Last Updated 2021-11-22T05:20:50Z


PORTALBUANA.COM - PADANG. Presiden RI Jokowi menegaskan untuk wajib belajar dalam memberantas Kebodohan bangsa indonesia. Sehingga pemerintah pusat mengucurkan anggaran untuk dunia pendidikan dalam membantu masyarakat kurang mampuh untuk dapat pendidikan di sekolah. 

Namun Wajib belajar guna mencerdaskan anak bangsa, di SMPN 35 Padang berlokasikan kelurahan sebrang palinggam kecamatan padang selatan sepertinya hanya untuk masyarakat yang mampu, sementara siswa yang kurang mampu harus kandas Dalam menimba pendidikan. Karena tidak dapat melunasi uang seragam sekolah. 

Dari informasi narsum, seorang Siswa menjadi kesemena menaan, tanpa punya rasa hiba dari salah seorang guru SMP 35 padang, yang tidak mampu melunasi uang seragam sekolah, sehingga tidak bisa mengikuti lagi pendidikan sebelum dilunasi. 

saat awak media ini tengah berada di padang, secara kebetulan menyempatkan diri Silahturrahmi ke rumah sahabat, Jum'at 19/11/2021, tanpa sengaja awak media ini bertanya dimana sekolah anak dari sahabat,

Mendengar pertanyaan awak media ini si anak serta merta meneteskan air mata mengungkapkan curahan hati. " Saya dulunya bersekolah di SMP 35 padang. Yang hanya dapat mengenyam pendidikan kls 7 sampai mengikuti ujian smester I. 

Usai mengikuti ujian smester I, saat akan penyerahan Raport, salah seorang wali kelas memanggil saya, meminta saya harus melunasi pembayaran baju seragam dan uang buku untuk smester II senilai lebih kurang 1 juta. Sementara Untuk smester I Buku Diberi oleh kepala sekolah

Terus wali kelas berkata kalau tidak saya lunasi uang seragam, saya tidak dapat mengikuti belajar. kalau sudah di lunasi saya boleh mengikuti pelajaran. " ujar salah seorang Nara sumber. 

Selanjutnya narsum mengatakan " dikarenakan saya memang orang miskin, tidak mampu melunasi uang seragam sekolah, sementara ayah dan ibu saya sudah tidak hidup bersama lagi. Ibu saya hanya seorang buruh cuci dari rumah ke rumah, saya tidak di benarkan mengikuti pelajaran. sampai saat sekarang. 

Seharusnya saya sudah duduk dibangku kelas 8. Namun karena saya orang miskin apa boleh buat pendidikan saya kandas ditengah jalan karena saya orang miskin. Tidak dapat lagi melanjutkan pendidikan di SMP 35 Padang karena orang tua saya tidak mampu melunasi pembayaran seragam sekolah yang harus dibayar. " Tutup sumber disertai isak tangis. 

Terkait pembayaran seragam sekolah SMP 35 padang, Wakil kepala sekolah saat dihubungi awak media ini melalui whatsapp  +62 813-6362-XXXX untuk kejelasan adanya siswa yang kurang mampu tidak sanggup melunasi pembayaran seragam baju, siswa tersebut tidak dibenarkan belajar oleh salah seorang guru.

Namun yang bersangkutan Tidak menjawab Konfirmasi awak media ini. Melalui whatsapp. Sementara orang tua sumber sendiri hanya bisa pasrah serta kecewa akan sikap guru yang tidak membolehkan anaknya bersekolah. ( fc) 

Print Friendly and PDF