-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS

Catut Nama Kapolres Kerinci Melalui Live, Pemilik Akun FB SURYATI Lakukan Pemeriksaan

Sunday, May 08, 2022 | May 08, 2022 WIB Last Updated 2022-05-08T14:43:06Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Terkait  viralnya video pungutan retribusi masuk objek wisata Danau Kerinci yang ditayangkan langsung melalui akun facebook Sur Yati pada hari jumat  tgl 06 Mei 2022 sekitar pukul 09.35 WIB. Sehingga menjadi sorotan masyarakat

Adapun dalam video tersebut yang diunggah akun Facebook SURYATI pungutan biaya karcis masuk objek wisata danau kerinci mencatut nama Kapolres kerinci.

Viralnya video disiarkan secara live akun Facebook atas nama Suryati yang mencatut nama Kapolres, Pemilik akun Facebook Suryati di panggil pihak penyidik untuk melakukan pemeriksaan.

Kapolres kerinci melalui kasat Reskrim Iptu Edi Mardi mengatakan" Benar, pemilik akun Facebook atas nama Suryati membuat video live yang beredar media sosial facebook pungutan biaya karcis masuk obyek wisata danau kerinci yang menyebutkan nama kapolres kerinci telah kami panggil dan melakukan pemeriksaan.

Adapun alasan SURYATI melakukan live tersebut dikarenakan suryati merasa kesal banyak wisatawan yang tidak mau membayar beli karcis masuk obyek wisata danau kerinci dengan alasan ingin lewat dijalan raya saja akan tetapi yang alasan hanya lewat tetap masuk ke dalam obyek wisata danau kerinci tersebut.

Dalam pungutan dilapangan SURYATI mengakui salah karena telah meminta retribusi untuk masuk obyek wisata tidak di gerbang masuk obyek wisata melainkan dijalan raya yang berjarak + 30 meter dari gerbang masuk obyek wisata danau kerinci.

Suryati menerangkan bahwa ia menyebut nama kapolres kerinci dengan maksud untuk melaporkan kepada pihak kepolisian bahwa banyak masyarakat yang beralasan ingin lewat saja dan tidak membayar akan tetapi tetap masuk ke obyek wisata danau kerinci. suryati juga menjelaskan bahwa ia sama sekali tidak ada bermaksud menyatakan bahwa dalam pemungutan retribusi wisata danau kerinci ada kaitannya dengan kapolres kerinci. " Ujar Iptu pol Edi Mardi

Selanjutnya iptu Edi Mardi mengatakan"adapun TKP di jembatan jalan lintas Jujun-Danau Kerinci, Desa Pulau Pandan, Kec. Bukit Kerman, Kab. Kerinci, Provinsi Jambi ( jarak + 30 meter dr objek wisata Danau Kerinci. 

Kami sudah memeriksa saksi untuk meminta keterangan atas nama MAT DONG alias PAK DANDI Bin AWALUDIN, Pulau Pandan, 03 Agustus 1976, 46 thn, Laki-laki, Islam, Tani, alamat RT 02 Desa Pulau Pandan, Kec. Bukit Kerman, Kab. Kerinci, Provinsi Jambi.

Sebagai Barang Bukti Vidio live facebook mengenai pungutan biaya karcis masuk obyek wisata danau kerinci yang menyebutkan nama kapolres kerinci." Ujar Iptu pol Edi Mardi

Lebih lanjut Iptu pol Edi Mardi mengatakan" setelah melakukan pemeriksaan kami meminta  SURYATI untuk membuat video klarifikasi permintaan maaf kepada seluruh masyarakat kab. Kerinci dan kapolres kerinci.
 
Untuk selanjutnya setelah meminta maaf yang disampaikan melalui video, SURYATI  diperbolehkan pulang dan dikenakan wajib lapor, untuk giat pungutan retribusi tetap dilaksanakan namun dalam pemungutan retribusi dilakukan di gerbang masuk obyek wisata danau kerinci. " Tutup Kasat Reskrim Iptu pol Edi Mardi. ( FC)

Print Friendly and PDF