Misteri Korban Kecelakaan Duri 13 Terkuak! Dinsos Bengkalis, Capil, dan HIMNI Bergerak Cepat Lacak Keluarga Korban di RSUD Mandau
DURI – Respons cepat lintas instansi ditunjukkan tim gabungan Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis bersama UPT Disdukcapil Kecamatan Bathin Solapan dalam mengungkap identitas Mr. X, korban kecelakaan tunggal kritis di Jalan Lintas Duri - Dumai yang dirawat di RSUD Mandau, Selasa (20/10/2026).
Peristiwa bermula saat kecelakaan tunggal melanda korban di kawasan Duri 13, tepatnya dekat Hotel Jekita, Jalan Lintas Duri - Dumai, Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Korban yang terluka parah langsung dievakuasi warga menggunakan ambulans desa menuju RSUD Mandau tanpa mengantongi dokumen identitas apa pun.
Langkah koordinasi cepat dimulai saat Kepala Bidang Pelayanan RSUD Mandau, drg. Armen Sosialisa Sihotang, M.H., langsung menghubungi Staf Rumah Singgah Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Sri Handayani, S.Psi., pada Selasa pagi.
"Pihak RSUD melalui Kabid Pelayanan, drg. Armen, menghubungi kami dan menyampaikan ada korban kecelakaan maut tanpa identitas yang membutuhkan penanganan mendesak. Korban dibawa warga dan ambulans desa sejak jam dua dini hari," ujar Sri Handayani, S.Psi.
Merespons laporan tersebut, Sri Handayani bersama tim pilar sosial Dinsos Bengkalis, Lili Suryani, S.Pd.I. (TKSK) dan Erde Dayat Tanjung serta Kepala UPT Disdukcapil Kecamatan Bathin Solapan, Aromi Yosdel, S.Sos., langsung mendatangi RSUD Mandau.
Dengan memanfaatkan alat pemindai sidik jari biometrik milik UPT Disdukcapil, identitas korban akhirnya berhasil diurai secara akurat dalam waktu singkat. Korban teridentifikasi bernama Oferius Laia, warga asal Pematang Silim RT 001/RW 002, Desa Pujud, Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, dengan istri bernama Otelina Lase.
"Alhamdulillah, berkat pemindaian sidik jari dari tim UPT Capil Bathin Solapan Pak Aromi Yosdel, data kependudukan korban langsung terbuka terang benderang," ungkap tim Rumah Singgah Dinsos di lokasi.
Mengetahui latar belakang daerah asal korban dari Suku Nias, Pendamping Sosial Dinsos Bengkalis, Lili Suryani, S.Pd.I., bergerak cepat membangun jejaring sosial dengan menghubungi Ketua DPC Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kabupaten Bengkalis, Yulia Zebua (yang akrab disapa Pak Zebua).
Jejaring komunikasi yang dibangun HIMNI dan tim Dinsos membuahkan hasil manis pada Selasa malam. Pihak keluarga korban yang diwakili oleh bibi korban menghubungi tim Dinsos dan mengonfirmasi keberadaan keponakannya tersebut.
"Kami langsung mengontak Ketua HIMNI Bengkalis, Pak Yulia Zebua. Harapannya informasi ini bisa menyebar cepat ke paguyuban. Benar saja, malam harinya sanak saudara korban menghubungi kami dan menyatakan segera menuju ke RSUD Mandau di Kota Duri," tambah Lili Suryani.
Hingga berita ini diturunkan, Oferius Laia masih mendapatkan penanganan medis secara intensif dari tim dokter RSUD Mandau sembari menunggu kedatangan keluarga besarnya dari Rokan Hilir.
Aksi tanggap darurat kolaboratif antara RSUD, Tim Dinas Sosial, Disdukcapil, dan organisasi masyarakat HIMNI ini menjadi bukti nyata hadirnya jaring pengaman sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Bengkalis.(ERWIN)




