Yayasan Aswaja Center Al-Falahiyyah Resmi Kembali Jadi Majelis Ta’lim, Program Santunan Yatim Memasuki Babak Akhir
BATHIN SOLAPAN – Pengurus Yayasan Aswaja Center Al-Falahiyyah menggelar pertemuan silaturahmi sekaligus pelaksanaan program santunan anak yatim di sekretariat yayasan, Jalan Muhajirin Gg. Kelapa RT 01/RW 07, Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Minggu (18/10/2026) usai shalat Zuhur.
Kegiatan yang diawali dan dipandu oleh Dewan Pengawas, Muhamad Enjen (Kang Mohen) selaku protokol ini, dihadiri oleh jajaran pengurus utama. Di antaranya Dendi Zulheri (Dewan Pengawas), Kyai R. Yudistira Firmansyah W.R. Al-Bantani (Pengasuh/Pimpinan Majelis), Yuke Efvita, S.Pd. (Bendahara Umum Yayasan), Erwin Saleh, S.A.P. (Bendahara Majelis sekaligus Koordinator Kegiatan), serta jajaran pengurus lainnya.
Dalam kata sambutannya, Pimpinan Majelis Ta’lim dan Dzikir Al-Falahiyyah, Kyai R. Yudistira Firmansyah W.K. Al-Bantani, memaparkan rekam jejak perjalanan kelembagaan tersebut. Ia menuturkan bahwa cikal bakal lembaga ini dimulai sejak tahun 2009 sebagai Majelis Ta’lim dan Dzikir Al-Falahiyyah. Program santunan anak yatim kemudian digulirkan secara intensif mulai tahun 2011.
"Pada periode 2011 hingga 2019, kami menyantuni puluhan anak yatim, bahkan angkanya pernah mencapai 80-an anak berkat kerja sama dan dukungan dari Masjid Ushuluddin. Seiring berjalannya waktu, ada anak-anak yang telah dewasa dan selesai sekolahnya, bahkan saat ini ada yang sedang kuliah, serta ada ibu dari anak-anak tersebut yang telah menikah kembali," ujar Kyai R. Yudistira.
Guna memperluas jangkauan kebermanfaatan, pada tahun 2022 lembaga ini resmi dibentuk menjadi yayasan. Namun dalam perkembangannya, rencana pengembangan sayap yayasan tidak berjalan sesuai dengan harapan.
Atas dasar pertimbangan tersebut, pihak pengurus secara resmi mengumumkan keputusan strategis lembaga.
"Melalui kesempatan ini, kami menyampaikan bahwa kegiatan santunan kali ini merupakan kegiatan terakhir di bawah naungan Yayasan Aswaja Center Al-Falahiyyah. Ke depannya, struktur dan bentuk kegiatan akan kita kembalikan seperti format awal, yaitu sebagai Majelis Ta’lim dan Dzikir Al-Falahiyyah," tegasnya.
Sementara itu, Erwin Saleh, S.A.P. selaku Bendahara Majelis dan Koordinator Kegiatan Santunan menambahkan detail penutupan program santunan tahun ini. Pihaknya menyalurkan bantuan kepada 44 anak yatim berupa uang tunai, paket makanan dan minuman, serta penganan ringan.
"Santunan bagi 44 anak tahun ini murni bersumber dari hasil iuran bapak dan ibu jamaah majelis. Kami menegaskan bahwa untuk kegiatan kali ini tidak ada bantuan yang masuk dari pihak luar manapun," jelas Erwin.
Meski kegiatan santunan di bawah naungan yayasan telah berakhir dan lembaga dikembalikan menjadi majelis ta'lim, pengurus berharap silaturahmi serta nilai-nilai kepedulian sosial yang telah dibangun sejak 2009 tetap terjaga erat.(ERWIN)


