Kasi pakis Kemenag Batam Kebal hukum, Dirkrimsus Polda Kepri tak berkutik melakukan proses hukum asa cita presiden tidak berjalan di Kepri
Batam- Dugaan praktek nepotisme Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Kementerian Agama Kota Batam,menyeret Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Kasi Pakis) Kantor Kementerian Agama Kota Batam Magdalena Silfia
Dilaporkan di Polda Kepri ada 7 Febuari 2025 sudah berjalan satu tahun akan tetapi proses tersebut mandek patut di duga otak pelaku kebal hukum dan tentu hal ini memberikan contoh buruk nya penegakan hukum di jajaran Polda Kepri dan tentu asa cita presiden Prabowo hanya di angap angin lalu.
Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Kasi Pakis) Kantor Kementerian Agama Kota Batam Magdalena Silfia Saat di konfirmasi awak via WhatsApp.( 17/2/2026).
Enggan memberikan tanggapan, terlihat centang dua , sampai berita ini di diturunkan belum ada keterangan resmi dari kasi pakis kemenag kota Batam
Dirreskrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester M.M. Simamora, S.I.K., M.H.saat di konfirmasi (16/2/2026)
"Silahkan ke Dirkrimsus saja, biar di jelaskan penanganan perkaranya. Trimakasih tutup nya.
Agus Ramlah ketua lembaga aspirasi masyarakat LAMI Kepri saat di konfirmasi awak media ( 17/2/2026)
" Kita sangat menyayangkan penegakan hukum di jajaran Polda Kepri padahal jelas-jelas sudah dilaporkan sebanyak 3 kali satu tahun yang silam akan tetapi tak kunjung ditangani ada apa penegakan hukum di Kepri ini sangat berlawanan arah dengan penerimaan penghargaan terhadap Kapolda Kepri oleh presiden Prabowo
tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya yang dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Jumat (13/2/2026) tentu saja ini jadi tanda tanya kita.
Apalagi banyak juga kasus dugaan korupsi bukan hanya di Batam di kabupaten Lingga banyak tak ada kepastian hukum sangat di sayangkan asa cita presiden Prabowo tidak berjalan di Kepri . Tutup nya (sandi)

