Bangkai Excavator di TPS, Mesin Hilang Tanpa Jejak, Publik Pertanyakan Pengawasan
Mandau Bengkalis .– Keberadaan bangkai excavator di tengah tumpukan sampah TPS kembali menjadi sorotan. Lebih mengejutkan lagi, mesin alat berat tersebut dilaporkan telah hilang entah ke mana.
Ketika awak media Portal Buana memantau dilapangan Rabu (04/03)
Kondisi ini memicu pertanyaan serius terkait pengamanan aset dan tanggung jawab pengelola.
Dari pantauan di lokasi jalan tegar Kelurahan Pematang Pudu, bodi excavator tampak teronggok dalam kondisi berkarat dan tidak utuh. Bagian vital berupa mesin disebut-sebut sudah tidak lagi berada di tempat. Jika benar hilang, maka hal ini bukan sekadar persoalan alat rusak, melainkan dugaan kelalaian yang berpotensi merugikan.
Warga sekitar mengaku heran bagaimana komponen utama alat berat bisa lenyap tanpa diketahui. “Kalau memang ini aset pemerintah atau proyek, seharusnya ada penjagaan. Mesin bukan barang kecil, mustahil hilang tanpa ada yang tahu,” ujar seorang warga.
Hilangnya mesin excavator menimbulkan sejumlah pertanyaan:
Siapa pemilik sah alat berat tersebut?
Sejak kapan mesin diketahui tidak ada?
Apakah sudah ada laporan resmi terkait kehilangan itu?
Jika excavator tersebut merupakan aset milik pemerintah daerah, maka mekanisme pengawasan dan pencatatan inventaris semestinya berjalan ketat. Kehilangan komponen bernilai tinggi seperti mesin seharusnya segera dilaporkan dan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.
Sebaliknya, apabila alat berat itu milik pihak ketiga, pengawasan dari instansi yang bertanggung jawab atas lokasi TPS juga patut dievaluasi. Area publik yang terbuka tanpa pengamanan memadai berpotensi menjadi celah terjadinya pengambilan atau pembongkaran ilegal.
Kondisi ini memperkuat kesan bahwa pengelolaan TPS tidak hanya bermasalah dari sisi kebersihan, tetapi juga dari aspek tata kelola dan pengawasan aset. Masyarakat mendesak adanya klarifikasi resmi serta audit terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait hilangnya mesin excavator tersebut.(Sht)
