Iklan

PB
Sunday, January 29, 2023, January 29, 2023 WIB
Last Updated 2023-01-29T15:05:35Z
InfoJambiKerinci

Tidak Takut Undang-Undang, Lagi-Lagi Ada Proyek Desa Tanpa Papan Informasi dan Tumpang Tindih


KERINCI.– Proyek Drainase yang terletak di Desa Sungai Tutung Kecamatan Air Hangat Timur - Kerinci dalam masa pembangunan pada 3 bulan terakhir ini tidak dipasang papan nama informasi proyek.


Proyek tanpa papan nama informasi proyek merupakan sebuah pelanggaran, karena tidak sesuai dengan amanat Undang – Undang dan peraturan lainnya. Peraturan dimaksud yakni Undang – Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.


Plang informasi proyek itu bertujuan agar pelaksanaan setiap proyek dapat berjalan dengan transparan. Dimana, keterbukaan atau transparansi ini dimulai sejak proyek dimulai hingga proyek selesai.


Hal tersebut juga dikeluhkan beberapa warga setempat. Mereka menyampaikan, mulai penggalian Drainase hingga saat ini, papan informasi proyek tak kunjung dipasang. Saat di temui dilokasi proyek awak media sempat mewawancarai warga.


“Ia ada 2 lokasi proyek yang tidak di pakai papan informasi, kami justru tak tau apakah itu proyek des atau proyek dari dinas lainnya, yang jelas kades kami sangat tertutup dengan informasi kepada masyarakat”. Ujar warga (minggu 15/01).


Saat awak media ingin menanyakan hal tersebut kepada Kepala Desa setempat, sempat di di chat via whatapps namun tidak ada jawaban, dan awak media menyempatkan kerumah dan dikantor desa, juga tidak bertemu kepala desa
Alasan istri kades mengatakan “bapak tidak ada dirumah, bapak keluar”. Ujar istri kades


Terpisah saat di konfirmasi dengan warga berinisial B mengatakan “memang benar ada 2 proyek tanpa papan nama dan yang satu proyek malah tumpang tindih, kades kami memang tertutup informasi bahkan mencari nya saja sangat susah, masyarakat disini juga sudah resah dan mereka pun tidak tau harus mengadu kesiapa, mohon kepada media dan lsm usut tuntas dana desa kami, kami hanya ingin yang terbaik dalam desa kami”. Ujar B (minggu 15/01).


Hingga saat ini kades yang bersangkuta belum dapat dikonfirmasi padahal awak media sudah mendatangi kerumahnya berkali-kali dan bahkan sudah dikirim surat. (Tim)