-->
BREAKING NEWS

Bantu Lansia Terganjal Sistem Desil, Tim Gabungan Dinsos Bengkalis Jemput Bola Ajukan Sanggahan Bansos Digital!

DURI – Guna mempercepat integrasi data perlindungan sosial nasional serta memastikan kelompok rentan terkoordinasi secara digital, tim gabungan Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis menggelar aksi "jemput bola" pelayanan terpadu di wilayah Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Sabtu (17/10/2026).   

Aksi lintas ini dimulai sejak pukul 10.00 WIB di seputaran Kecamatan Mandau. Pendamping KUBE yang juga Agen Perlinsos, Erwin Saleh, S.A.P., bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Lili Suryani, S.Pd.I., menyisir permukiman warga untuk menginput data warga disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).   

Di samping itu, fokus utama tim di lapangan adalah menyisir warga lanjut usia (lansia) yang secara kondisi kehidupan sangat layak menerima bantuan, namun pada data sistem tingkat kesejahteraannya (desil) tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Untuk kasus seperti ini, tim langsung mengambil tindakan dengan membuat usulan sanggahan data melalui platform digital Kementerian Sosial RI agar hak bantuan mereka dikoreksi.

"Di lapangan kami menemukan data lansia yang sudah tua dan sangat layak dibantu, akan tetapi desilnya tidak sesuai dengan kondisi nyata. Maka dari itu, kami langsung buatkan sanggahan agar data mereka diperbaiki di sistem pusat," tegas Erwin Saleh di sela-sela pendataan.

Memasuki sore hari, pergerakan tim bergeser ke Jalan Kampung Setia Maju, Km 4 Tegal Sari, RT 02/RW 09 Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan. Di lokasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Erwin Saleh, S.A.P., Sri Handayani, S.Psi. (Staf Rumah Singgah Dinsos Bengkalis), dan Lili Suryani, S.Pd.I. disambut antusias oleh puluhan warga yang berkumpul di kediaman Agus Sulaiman.   

Melihat antusiasme warga yang hadir, Erwin Saleh langsung memberikan sosialisasi mengenai tata cara pengusulan dan sanggahan bantuan sosial secara digital. Fokus utama pendataan di lokasi ini diarahkan pada pengusulan serta perbaikan data untuk program Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Tergerak oleh pemaparan langsung dari Erwin Saleh, anak dari Ketua RT setempat yang bernama Ratna Sari yang baru terdaftar menjadi Agen Perlinsos sejak Rabu (14/10/2026)—langsung bergerak cepat mendampingi penginputan data pengusulan PKH dan BPNT serta mengajukan sanggahan bagi lansia di lingkungan sekitar.   

Kehadiran tim gabungan sore itu juga dimanfaatkan untuk mendampingi Ratna Sari dalam mengatasi kendala teknis jaringan internet yang sempat menghambat proses input data warga.   

Ratna Sari mengungkapkan fakta jujur mengenai dinamika sosial di lapangan. Menurutnya, peminat masyarakat yang ingin dibantu pengusulan data bansos PKH dan BPNT sangat melimpah, namun minat warga untuk mendaftarkan diri secara sukarela menjadi Agen Perlinsos masih sangat minim.

"Masyarakat yang mau dibantu input bansos banyak sekali, tetapi minat warga untuk jadi Agen Perlinsos ini kurang. Karena menjadi agen ini kan sifatnya murni kerelawanan dan tidak ada gaji atau honornya, jadi merasa tidak membantu dari sisi finansial buat mereka. Walau begitu, alhamdulillah dengan datangnya tim Dinsos dan Pak Erwin sore ini, kami tetap bersemangat mendampingi warga," ungkap Ratna Sari.   

Merespons hal tersebut, Staf Rumah Singgah Dinsos Bengkalis, Sri Handayani, S.Psi., menegaskan bahwa kehadiran tim di tengah-tengah warga merupakan komitmen Pemkab Bengkalis dalam mengawal pilar sosial hingga tingkat tapak.   

"Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Sosial sangat mengapresiasi keikhlasan para Agen Perlinsos di lapangan. Kami akan terus mendampingi agar tidak ada warga lansia yang layak dibantu terlewat dari program BPNT maupun PKH hanya karena persoalan ketidaksesuaian data desil atau kendala teknis jaringan," tutup Sri Handayani.(ERWIN)



Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment