-->
BREAKING NEWS

3 Mobil Pecah Kaca Dilempar ODGJ di Km 12 Rangau, Bhabinkamtibmas dan Dinsos Turun Tangan Mediasi hingga Berakhir Damai

DURI, Bathin Solapan – Aksi meresahkan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial DA (31) di Kilometer 12 Rangau, Kabupaten Bengkalis, akhirnya berhasil diredam. DA sempat mengamuk dan melemparkan batu ke arah kendaraan yang melintas hingga menyebabkan tiga unit mobil mengalami pecah kaca.

Insiden tersebut memicu kepanikan warga sebelum akhirnya pihak kepolisian, perangkat desa, dan Dinas Sosial turun tangan melakukan mediasi dan evakuasi darurat pada Jumat (1/5/2026).

Peristiwa bermula sekitar pukul 11.00 WIB ketika DA yang sedang dalam kondisi temperamental tinggi melakukan pelemparan batu secara membabi buta di jalanan Km 12 Rangau.

Mendapat laporan dari warga yang resah, Bhabinkamtibmas Buluh Manis, Bripka Agus Rizal, bersama Bhabinkamtibmas Desa Petani, Aiptu Hidayat, langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Petugas berhasil mengamankan DA dan membawanya ke Posko Bhabinkamtibmas Desa Buluh Manis Kec.Bathin Solapan di Kilometer 10 untuk mencegah amukan massa dan kerusakan lebih lanjut.

Akibat aksi pelemparan tersebut, sempat terjadi ketegangan dengan para pemilik mobil yang mengalami kerusakan. Namun, pihak keluarga DA didampingi kepolisian dan petugas sosial segera mengambil langkah cepat untuk duduk bersama dengan para korban.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Melalui musyawarah yang difasilitasi petugas, kasus ini berakhir damai tanpa ada tuntutan lanjutan.

Sebelumnya, orang tua DA sempat membawa anaknya ke RSUD, namun hanya diberikan obat biasa karena hasil pemeriksaan awal dianggap normal. Pihak keluarga awalnya enggan membawa DA ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) karena tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan.

Namun, kondisi DA yang sudah 3 hari tidak tidur dan terus temperamental membuat situasi semakin berisiko. Mengetahui hal tersebut, tim di lapangan segera berkoordinasi dengan Puskesmas Balai Makam untuk memberikan obat penenang.

Setelah mendapatkan penanganan medis dan obat penenang dari Puskesmas, pihak keluarga yang didampingi petugas akhirnya memutuskan untuk langsung mengantar DA ke RSJ Pekanbaru demi mendapatkan perawatan intensif.

Meskipun penanganan teknis medis ODGJ berada di bawah wewenang pihak kesehatan, Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis tetap hadir mengawal kasus ini hingga tuntas.

Lili Suryani, S.Pd.I., selaku perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat apa pun.

"Walaupun penanganan medis seperti ini bukan langsung menjadi ranah kegiatan sosial kami, Dinas Sosial tetap memberikan edukasi, sosialisasi, dan aksi nyata di lapangan. Setiap ada laporan apa pun dari masyarakat, kami selalu siap membantu demi keselamatan bersama," tegas Lili Suryani.

Kolaborasi cepat antara Bhabinkamtibmas Bulu Manis dan Desa Petani, Puskesmas Balai Makam, serta Dinas Sosial Bengkalis ini mendapat apresiasi dari warga karena berhasil meredakan situasi rawan tanpa ada korban jiwa.(Erwin)


Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment